sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Praktisi Hukum: Keterbukaan di Pengadilan Sangat Diperlukan

Jamalludin SH, MH
Jakarta, Laras Post - Angin segar bagi pewarta yang meliput peristiwa hukum di Pengadilan, karena dicabutnya Surat Edaran (SE) yang selama ini menghambat transparansi dan mekanisme dalam persidangan dalam proses sebuah putusan.

Mahkamah Agung (MA) akhirnya memerintahkan Dirjen Badan Peradilan Umum, untuk mencabut Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2020 tentang ketentuan menghadiri dan meliput persidangan.

Ketua Mahkamah Agung, nampaknya menilai SE tersebut, melanggar hak asasi kepada pengaturan pengunjung yang akan memfoto, video dan merekam persidangan selama ini seizin Ketua Pengadilan Negeri setempat.

Dengan dicabut SE itu oleh Dirjen Badilum, hal ini nampaknya telah membuktikan kemajuan langkah demi langkah dalam keterbukaan sistem jalannya peradilan di pengadilan.

Dengan adanya pencabutan tersebut maka semakin terbuka peluang masyarakat dalam mengetahui jalannya proses persidangan tanpa harus meminta izin kepada ketua majelis hakim.

Dalam hak lain dalam proses jalannya sidang dan ini pun merupakan bentuk dari suatu hal keterbukaan informasi yang juga telah diatur dalam Dasar aturan untuk mendapatkan layanan informasi dan keterbukaan publik.

Sesuai dengan peraturan perundangan undangan yang berlaku khususnya undang undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, undang undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Layanan Publik, undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Jamalludin SH, MH, seorang Praktisi hukum kepada wartawan di Jakarta, baru baru ini mengungkapkan, hal ini lebih memudahkan dalam mempublikasi peristiwa hukum khususnya kepada rekan wartawan yang ingin mengeksplorasikan suatu berita hukum.

"Selain itu untuk memahami jalannya persidangan dan mereka juga membutuhkan informasi dan proses persidangan dan hal ini membawa dampak positif akan transparansi peradilan di Indonesia," ucapnya.

Pria yang sedang mengambil studi Doktor Ilmu Hukum menambahkan, dengan ditarik surat edaran tersebut, pengunjung sidang dalam mengikuti jalannya sidang di ruang persidangan umum bisa melakukan publikasi tanpa adanya penekanan dari pihak penyelenggara dalam hal ini ketua majelis hakim.

Dalam proses jalannya persidangan karena yang namanya persidangan dibuka untuk umum itu berarti hak hak warga sipil jelas haknya sudah terakomodir dalam hal penggalian informasi dan memberikan konstribusi dalam hal akomodasi dalam bentuk visualisasi melalui Android nya secara langsung tanpa izin dan interpensi.

Jadi dengan kata lain mereka yang mau mengambil gambar atau merekam jalannya sidang diperbolehkan. Silahkan karena aturan tersebut sudah dicabut, alias bebas tapi tetap beretika. (vid)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

2 Comments:

  1. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus
  2. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus

Posting Komentar