sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Virus SARS-Cov-2 (Covid 19) Lincah dan Licik, Lawan dengan Pola Hidup Sehat


Oleh : Sugiarto (Redaktur Laras Post)
Virus SARS-Cov-2 yang menyebabkan Covid-19 adalah virus zoonotik. Dinamakan demikian karena virus ini berasal dari binatang sebelum menginfeksi manusia. Binatang bertulang belakang atau vertebrata yang biasanya menjadi asal virus ini. Penyakit zoonotik bukannya langka. Sekitar 60 persen virus dan bakteri yang menginfeksi manusia, di antaranya flu, rabies, dan tuberkulosis, memang berasal dari fauna (Risk Factors for Human Disease Emergence, 2011, hlm 356).

SARS-Cov-2 adalah satu dari enam jenis virus corona yang telah menginfeksi manusia. Virus ini pernah menyerang manusia pada 2002-2003 dengan nama SARS. MERS adalah virus corona yang lain. Bisa dikatakan, SARS, MERS, dan SARS-Cov-2 masih bersaudara dan berbahaya. Berbeda dengan virus corona di luar ketiganya itu yang hanya menimbulkan gejala mirip flu dan tidak mewabah. 

Keluarga virus ini dinamakan corona karena bentuknya. Di bawah lensa pembesar berkekuatan super, citra virus ini berupa bola yang dikelilingi paku yang menancap di sana-sini. Bentuk paku ini persis mahkota. Dalam bahasa Latin, corona (crown) memang berarti mahkota.

Masuknya Virus ke Tubuh

Covid-19 disebabkan generasi kedua virus corona (turunan dari SARS sebagai generasi pertama). Virus SARS-Cov-2 ini sangat lincah dan cerdas. Lincah karena ia dengan mudah menular dari manusia ke manusia. Cerdas, lebih mendekati licik, karena ia mampu menipu tubuh setelah menginfeksi manusia.

Virus ini masuk ke tubuh manusia melalui hidung, mulut, atau mata. Penularannya sangat mudah. Virus dapat hidup sejenak di udara bebas ketika dikeluarkan dari batuk atau bersin. Virus "bola berpaku" ini diselimuti gelembung molekul yang berminyak. Gelembung yang mudah hancur jika terkena air sabun. Itu sebabnya, mencuci tangan sangat efektif mencegah virus masuk ke tubuh.

Jika virus berhasil lolos, yang pertama kali ia lakukan adalah menggunakan paku-pakunya untuk menempel di saluran pernapasan. Senyampang melekat itu, virus menghasilkan protein yang disebut ACE2. Protein ini serupa dengan yang ditemukan di tubuh kelelewar (How Coronavirus Hijacks Your Cells, artikel The New York Times, 2020).

Sembari memproduksi protein, virus penyebab Covid-19 menginfeksi sel dengan cara memadukan membran berminyaknya dengan membran sel. Begitu kedua membran tersebut bercampur, virus corona telah sah menguasai tubuh.

Setelah berhasil menginfeksi sel, biasanya di paru-paru, virus corona melepaskan potongan materi genetik yang disebut RNA atau asam ribonukleat. Secara alamiah, asam ini bertugas sebagai "buku panduan" bagi sel untuk bekerja di dalam tubuh. Tubuh manusia telah dilengkapi "buku" yang memiliki tiga miliar "huruf" ini. Aksara genetik itu disebut genom. 

Di sinilah kecerdasan virus corona ditunjukkan. Pada saat menguasai sel, virus ini menyuntikkan "buku panduan" atau RNA yang baru. RNA dari virus ini punya 30 ribu "huruf" genetik. Huruf-huruf itulah yang kemudian menipu sel-sel tubuh. Berdasarkan "panduan palsu" tersebut, sel justru menggandakan virus corona alih-alih melawannya. 

Sel yang keliru membaca panduan ini akan menghasilkan protein baru yang berisi salinan virus. Setelah jutaan protein terkumpul, virus membawanya ke luar sel untuk segera dikirim ke sel-sel yang lain. Sel pertama yang menjadi inang virus sekaligus mesin fotokopi tadi kemudian mati. Nasib yang sama juga mengancam sel-sel lain di paru-paru yang terinfeksi salinan virus tadi.

Pada fase pertama ini, virus yang berlipat ganda hanya membuat tubuh menunjukkan gejala ringan. Fase awal ini sebagian besar dilewati dengan rasa nyeri di belakang tenggorokan dan batuk kering (What Does the Coronavirus Do to the Body?, artikel The New York Times, 2020). Namun demikian, pada fase inilah, peluang penyebaran virus antarmanusia berpeluang besar terjadi.

Tubuh Mulai Melawan

Matthew Frieman adalah profesor rekanan di Fakultas Kedokteran, Universitas Maryland, yang mempelajari virus corona. Memasuki fase kedua atau setelah virus merusak banyak sel di paru-paru, tubuh bereaksi. Tubuh mengirimkan sistem kekebalan sebagai serdadu yang bertugas memerangi virus corona. Fase ini dapat dilihat dengan jelas karena diiringi kenaikan suhu tubuh. Manusia yang terjangkit Covid-19 pun mengalami demam tinggi (Here’s What Coronavirus Does to the Body, artikel National Geographic, 2020). 

Di dalam tubuh yang sehat, serdadu-serdadu imunitas ini berperang hanya di area yang terinfeksi. Namun demikian, dalam sedikit kasus terutama orang-orang dengan gangguan sistem kekebalan, fase ini justru berbahaya. Sistem imun mereka dilanda kepanikan karena melihat virus sudah menggandakan diri dan menguasai banyak sel.

Kepanikan ini mengacaukan tubuh karena mengirim sistem kekebalan dalam jumlah berlebih. Peperangan antara sistem kekebalan melawan virus justru merusak semuanya. Sistem kekebalan tubuh akan membunuh apa pun yang mereka lewati ketika menuju paru-paru, termasuk sel-sel yang sehat.

"Dalam beberapa kasus yang parah, sistem kekebalan tubuh pada dasarnya membanjiri paru-paru sehingga orang tidak bisa bernapas," kata Prof Frieman. "Begitulah orang-orang sekarat."

Paru-paru yang dibanjiri sistem imun ini menyebabkan pneumonia atau paru-paru basah. Prof Frieman mengatakan, proses ini mirip seperti SARS. Dalam kasus Covid-19, nyawa yang melayang di fase ini kebanyakan disebabkan kegagalan bernapas karena pneumonia.  

Jika fase ini tidak sampai merenggut nyawa, lanjut Frieman, bukan berarti pasien sehat-sehat saja. Dalam beberapa kasus SARS, contohnya, pasien yang mampu bertahan akan menderita kerusakan paru-paru permanen. Paru-paru mereka seperti sarang lebah karena banyak lubang. Bentuk paru-paru seperti ini juga ditemukan di pasien Covid-19.

Kunci Penyembuhan

Setelah menginfeksi paru-paru, virus corona bisa menjalar ke berbagai organ tubuh. Sumsum tulang, hati, ginjal, dan saluran pencernaan juga terjajah oleh virus ini.

Dr George Diaz adalah pemimpin bagian penyakit menular di Providence Regional Medical Center di Everett, Washington, yang merawat pasien pertama virus corona di Amerika Serikat. Menurutnya, ketika bagian-bagian vital ini terinfeksi, sistem kekebalan tubuh segera bertindak. Dalam beberapa kasus, kerusakan tulang, hati, ginjal, dan jantung, tidak hanya disebabkan virus corona. Kerusakan justru timbul karena sistem kekebalan tubuh yang hendak memerangi virus. 

Yang menjadi catatan penting adalah "kepanikan" sistem kekebalan tubuh itu hanya sebagian kecil terjadi. Lebih dari 80 persen orang yang terinfeksi virus corona hanya melewati fase ringan yakni demam.

Para ahli mengatakan, kerusakan organ yang ditimbulkan nampaknya sangat bergantung dari kekuatan sistem kekebalan. Orang berusia lanjut atau mereka yang memiliki masalah kesehatan mendasar seperti diabetes atau penyakit kronis yang lain, lebih mungkin mengalami gejala yang parah. Di samping itu, waktu penanganan juga menentukan. Mereka yang lebih cepat ditangani petugas medis memiliki peluang sembuh yang lebih besar. 

Kesimpulan

Untuk mengatasi wabah ini masyarakat tak perlu panik bahkan ketakutan berlebihan, dengan pola hidup sehat virus ini tidak akan berpengaruh besar pada manusia yang memiliki kekebalan tubuh yang seimbang.

Untuk itu jagalah kesehatan dengan olahraga yang cukup, makan makanan sehat seperti herbal dan sayuran, konsumsi vitamin C dan istirahat yang cupup, tak lupa banyak berdoa agar wabah ini segera usai.

Artikel ini berdasarkan sumber-sumber terpercaya termasuk jurnal terbaru. Ditulis bukan untuk menakut-nakuti atau menimbulkan kepanikan melainkan agar pembaca lebih mawas diri dan bisa mengambil langkah awal ketika merasakan gejala-gejala virus corona.  

Senarai Kepustakaan

Belluc, Pam. 2020. What Does the Coronavirus Do to the Body?, artikel The New York Times.

Corum, Jonathan; Zimmer, Carl. 2020. How Coronavirus Hijacks Your Cells, artikel The New York Times.

Mckeever, Amy. 2020. Here’s What Coronavirus Does to the Body, artikel National Geographic.

Taylor, LH; Latham, SN; Woolhouse, ME. 2001. Risk Factors For human Disease Emergence, Philos Trans R Soc Lond B Biol Sci. 356 (1411): 983–989.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

3 Comments:

  1. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus
  2. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus
  3. Hari baik untuk semua warga negara Indonesia dan juga semua ASIA, nama saya Ny. Nurliana Novi, tolong, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya di sini di platform ini untuk semua warga negara Indonesia dan seluruh Asia untuk berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah telah sepenuhnya mendukung saya melalui ibu, Nyonya Elina yang baik

    Setelah beberapa periode mencoba untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak terus-menerus, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya kehilangan Rp 15.000.000 dengan pemberi pinjaman pinjaman yang berbeda.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan seorang teman saya yang kemudian memperkenalkan saya kepada Ny. Elina, yang adalah pemilik perusahaan pemberi pinjaman global, jadi teman saya meminta saya untuk melamar dari Ny. Elina, jadi saya mengumpulkan keberanian dan menghubungi Ny. Elina.

    Saya mengajukan pinjaman sejumlah Rp500.000.000 dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman itu disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua pengaturan dilakukan pada transfer kredit, karena fakta bahwa itu tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pinjaman transfer Saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi. Mereka akan mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam uang pinjaman telah disetorkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya dikreditkan dengan jumlah Rp500.000.000. Saya sangat senang bahwa ALLAH akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang telah memberi saya keinginan hati saya.

    Mereka juga memiliki tim ahli di sana yang akan memberi tahu Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan cara menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah mengalami kebangkrutan lagi dalam hidup Anda.

    Semoga ALLAH memberkati Bunda Elina karena membuat hidup saya mudah, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman, silakan hubungi Mrs. Elina melalui email: elinajohnson22@gmail.com untuk pinjaman Anda

    Ada perusahaan palsu lain yang menggunakan kesaksian saya secara online untuk mencapai keinginan egois mereka, saya satu-satunya dengan kesaksian yang benar ini, ketika Anda menghubungi kemudian meminta mereka untuk bukti pembayaran di sana kepada ibu ,, harap berhati-hati terhadap orang-orang ini, oke

    Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya yang sebenarnya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa Tuhan akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Satu lagi nama saya adalah mrs nurliana novi, Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut via email saya: nurliananovi96@gmail.com

    BalasHapus

Posting Komentar