sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Bea dan Cukai Serahkan Bantuan 21 Ribu Masker N95 untuk Tenaga Medis

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memberikan bantuan berupa 21.000 masker jenis N95 oleh Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Syarif Hidayat (tengah) dan diterima oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Prasinta Dewi (kanan) di Graha BNPB.
Jakarta, Laras Post –  Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memberikan bantuan berupa 21.000 masker jenis N95 kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19).

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Prasinta Dewi menerima bantuan masker itu dari Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Syarif Hidayat, di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID – 19, Graha BNPB, Senin (20/4/2020).

Pada kesempatan itu, Prasinta mengatakan, bantuan masker N95 itu akan segera didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit untuk digunakan oleh para dokter.

Sementara itu,  Syarif Hidayat mengungkapkan, pihaknya berharap bantuan tersebut dapat membantu penanganan COVID – 19 di tanah air.  “Semoga bantuan ini bisa membantu Gugus Tugas untuk mempercepat penanganan COVID – 19 dan segera didistribusikan serta masalah ini bisa segera berlalu,” ujarnya. 

Ia juga mengungkapkan, pihaknya selama ini telah bekerja sama secara erat dengan BNPB dalam pelaksanaan tugas clearance bantuan yang berasal dari luar negeri.

“Kami membantu teman-teman BNPB dalam memproses seluruh barang-barang bantuan dari luar negeri yang tadinya disampaikan dalam bentuk manual, tetapi sekarang kami sudah melakukan otomasi secara bersama-sama sehingga proses clearance bantuan barang-barang dari luar negeri dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa masker N95 merupakan masker yang secara khusus diperuntukkan bagi tenaga medis, dokter dan perawat. Dalam rekomendasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas, berdasarkan tingkat perlindungan, masker N95 termasuk dalam tingkat perlindungan III. 

Masker dibutuhkan saat tenaga medis berada di ruang prosedur dan tindakan operasi pasien dengan kecurigaan atau terkonfirmasi COVID – 19. Di samping itu, masker juga digunakan pada aktivitas yang menimbulkan aerosol pada pasien kecurigaan atau terkonfirmasi maupun saat pengambilan sampel pernafasan. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda