sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Iming Iming Uang Lima Ribu Hingga Sepuluh Ribu Rupiah Paman dan Ayah Melakukan Asusila Gadis di Bawah Umur

Kapolres Purbalingga AKBP. Muhammad Syafi Maulla yang didampingi Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto  saat Press Conference di Aula Mapolres Purbalingga, Rabu  (3/04).
Purbalingga, Laras Post - Polres Purbalingga membengkuk dua tersangka berinisial  P (30) dan tersangka berinisal A (32) atas kasus tindakan asusila terhadap gadis dibawah umur sebut saja Melati (12) (Nama Samaran) warga Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kedua tersangka merupakan paman dan ayah kandung korban.

Tersangka P mengaku  melakukan aksi bejadnya karena terobsesi dari lekuk tubuh korban yang membuat dirinya semakin bernafsu untuk menyetubuhi Melati. Perbuatan itu pertama kali dilakukan pada September 2018 di rumah tersangka dan juga di rumah korban. Dalam aksinya tersangka mengiming-imingi korban dengan memberikan uang sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.


"Korban yang masih dibawah umur, tersangka  menyetubuhi korban dengan diiming-iming diberikan uang sepuluh ribu juga lima ribu rupiah, korban pertama kali disetubuhi September 2018 di rumah tersangka dan juga di rumah korban, dan tersangka sudah banyak melakukan perbuatan itu,” ungkap Kapolres Purbalingga AKBP. Muhammad Syafi Maulla yang didampingi Kasatreskrim  AKP Willy Budiyanto  saat Press Conference di Aula Mapolres Purbalingga, Rabu  (3 April 2020).

Melati kemudian melaporkan perbuatan tersangka kepada ayahnya A, yang harusnya sebagai pelindung bagi buah hatinya justru malah ikut menyetubuhi Melati, perbuatan itu dilakukan di rumah tersangka,  pada hari Rabu (8 Januari 2020) lalu.


"Korban mengadu kepada ayahnya diluar dugaan malah sang ayah ikut melakukan perbuatan itu kepada anak kandungnya", jelas Kapolres.

Kasus dapat terungkap, karena korban merasa terancam dan di perlakukan tidak senonoh oleh tersangka P dan juga ayah kandungnya A, hingga akhirnya korban mengadu ke tetangga, kemudian ditindaklanjuti sampai dilaporkan ke Polres Purbalingga untuk dilakukan penangkapan, kini kedua tersangka ditahan di Mapolres Purbalingga.

Akibat perbuatannya keduanya dijerat dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No 1 tahun tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Keduanya terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp 5 miliar. (Agus P)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda