sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah Jadi 240 Orang

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Jakarta, Laras Post - Terjadi penambahan pasien Covid-19 meninggal dunia sebanyak 19 sehingga jumlah menjadi 240 pasien, sedangkan pasien yang sembuh bertambah 18 menjadi 222 orang. Sementara itu jumlah yang positif bertambah 218 sehingga kasus positif menjadi 2.956, per Rabu (8/4/2020).

Hal itu diungkapkan, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto saat konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020) malam.

Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 merilis, tercatat 2.738 kasus positif COVID-19, 221 orang meninggal dan 204 orang dinyatakan sembuh. Data tersebut merupakan pencatatan yang dilakukan sejak Selasa (7/4/2020), pukul 12.00 WIB hingga Rabu pukul 12.00 WIB.

Yuri menyebutkan, melihat angka penambahan kasus positif COVID-19 yang masih terus naik, Pemerintah kembali mengingatkan kepada masyarakat agar lebih menggalakkan usaha pencegahan penularan COVID-19 sesuai anjuran dan protokol kesehatan.

"Kita ingatkan kembali untuk bisa mematuhi dan disiplin cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, patuh dan disiplin memakai masker, menjaga jarak aman dan patuh dan disiplin untuk tetap di rumah dan membersihkan sarang nyamuk. Diingatkan tidak bepergian pada periode sekarang ini," ujar Yuri.

Gugus Tugas mencatat hingga saat ini kasus positif COVID-19 tercatat di 32 provinsi dengan rincian yaitu di Provinsi Aceh enam kasus, Bali 49 kasus, Banten 212 kasus, Bangka Belitung dan Bengkulu masing-masing dua kasus, Yogyakarta 41 kasus dan DKI Jakarta 1.470 kasus.

Selanjutnya di Jambi dua kasus, Jawa Barat 365 kasus, Jawa Tengah 140 kasus, Jawa Timur 196 kasus, Kalimantan Barat 10 kasus, Kalimantan Timur 32 kasus, Kalimantan Tengah 20 kasus, Kalimantan Selatan 22 kasus dan Kalimantan Utara 16 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau sembilan kasus, NTB 10 kasus, Sumatera Selatan 16 kasus, Sumatera Barat 18 kasus, Sulawesi Utara delapan kasus, Sumatera Utara 59 kasus, Sulawesi Tenggara 11 kasus.

Adapun di Sulawesi Selatan 127 kasus, Sulawesi Tengah lima kasus, Lampung 15 kasus, Riau 12 kasus, Maluku Utara dan Maluku masing-masing satu kasus, Papua Barat dua kasus, Papua 26 kasus, serta dua kasus positif di Sulawesi Barat. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda