sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Sambil Melayani WP, P3D KBB Bapenda Jabar Berlakukan Standar Cegah Covid-19


Bandung Barat, Laras Post - Di musim pandemi Covid-19, aktivitas melayani Wajib Pajak (WP) oleh Pegawai Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat di Samsat Cimareme tetap berjalan. 

Selain itu, dalam mengantisipasi Covid-19, P3D KBB juga memberlakukan Standar Pencegahan COVID-19 di lingkungan kerja, baik yang bersifat non pelayanan dan area pelayanannya. 

“Sesuai Surat Edaran, layanan tetap dilaksanakan termasuk layanan outlet. Sementara layanan Samsat Keliling, Samsat Gendong, Samsat Masuk Desa dan Kios Samsat dihentikan sementara,”  papar Drs. Achmad Antony, Kepala P3D KBB Bapenda Jawa Barat, Kamis, 16/04/2020.

Dijelaskannya, standar pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan di Samsat/P3D KBB antara lain melakukan screening awal berupa pemeriksaan suhu tubuh kepada karyawan maupun Wajib Pajak. Wajib pajak sebelum masuk ke ruang pelayanan diharuskan cuci tangan terlebih dahulu dan masuk ke chamber serta diukur suhu tubuh dengan menggunakan  Thermo Gun yang sudah disediakan di Samsat KBB. 


“Bagi wajib pajak yang tidak memakai masker diberi masker  untuk dipakai karena yang tidak pakai  tidak diperkenankan masuk ruang pelayanan termasuk pelayanan Samling,” tukas Antony yang didampingi Kasubag Tata Usaha P3D-KBB, Dadang, S.E., M.M.

Selain itu, memberlakukan Social/Fisik Distancing (jarak aman) antara Wajib Pajak, satu meter dalam melakukan pelayanan dan menjaga kebersihan ruangan dan lingkungan kerja secara rutin dengan menggunakan cairan disinfektan, khususnya pegangan pintu, saklar lampu, meja, keyboard komputer atau laptop dan fasilitas lain yang sering dipegang oleh tangan secara bergantian pada ruang layanan Samsat.

Antony memaparkan melalui program Triple Untung yang diluncurkan Pemprov Jabar, para pemilik Kendaraan Bermotor di Jawa Barat mendapat kemudahan dan keuntungan berlipat-lipat saat membayar pajak. 

“Ada tiga keuntungan yang bisa didapatkan Wajib Pajak. Pertama, Bebas Denda Pajak Kendaraan Bermotor. Pembebasan Denda PKB (Pajak Kendaraaan Bermotor) diperuntukkan bagi warga Jabar yang terlambat melakukan proses pembayaran. Namun catat, hal ini tidak berlaku untuk pembebasan Pembayaran Motor Baru, Ubah Bentuk, Lelang/ex-Dump yang belum terdaftar dan Ganti Mesin,” papar Antony.

 Kedua, kata Antony, adanya Bebas Pokok dan Denda BBNKB II (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor). Poin ini dapat dimanfaatkan oleh warga yang ingin melakukan proses Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua dan seterusnya di wilayah Jawa Barat. Ketiga, Bebas Tarif Progresif Pokok Tunggakan. Nah untuk poin terakhir ini dikhususkan untuk warga Jabar yang ingin mengajukan permohonan BBNKB II (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Kepemilikan Kedua dan seterusnya. Lalu jika masih memiliki tunggakan, tarifnya hanya sebesar 1,75 persen.
Pada kesempatan yang sama, Dadang  sempat menambahkan bahwa untuk mengurai kerumunan atau penumpukan wajib pajak di Samsat Induk diurai tempat layanannya. 
“Pelayanan di Samsat Induk  untuk yang proses 5 tahunan, mutasi masuk/keluar, BBN dan Kendaraan Baru. Untuk pengesahan tahunan dilayani dengan menggunakan Layanan Samling di halaman kantor Samsat,” tukasnya. (desmanjon)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda