sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » FPLKP Depok Santuni Anak Yatim Terdampak Covid 19

Ketua Penyelenggara Dina Yulita menjelaskan kegiatan santunan Anak Yatim
Depok, Laras Post - Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) Kota Depok menggelar aksi sosial berupa santunan anak yatim, di LKP Dina, Jalan Nusantara Depok, Rabu (20/5/2020).

Aksi sosial ini bertujuan berbagi untuk meringankan beban,khususnya anak yatim, yang saat ini terdampak akibat pandemi covid 19.

Menurut Ketua Penyelenggara aksi sosial FPLKP Dina Yulita mengatakan santunan ini didukung oleh lembaga lembaga kursus yang ada di Kota Depok, dan memberikan sebanyak 170 paket sembako pada anak yatim.

" Dari hasil penggalangan dana ini terkumpul 16 juta rupiah, dan kami jadikan 170 paket, yang berisi beras, gula, minyak, kecap dan mi instan," ungkap pemilik LKP Dina ini.

Sementara itu, Ketua FPLKP Depok Merry Debora Solaiman mengatakan meski semua lembaga kursus saat ini terdampak akibat covid 19, namun masih saja peduli dan berempati terhadap anak yatim sekitarnya.

"Berbagi dalam keterbatasan seperti saat ini, punya nilai lebih didepan Tuhan. Semoga saja badai pandemi ini segera berakhir," pungkasnya. (Haris).

Penyerahan bantuan itu diberikan kepada  lembaga profesi di Kota Depok, yakni Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia Depok (HIPKI) dan Forum Pengelola Lembaga Pelatihan dan Kursus (FPLKP) Depok.

Sementara itu, ketua FPLKP Depok Merry Debora Solaiman mengapresiasi setinggi tingginya atas aksi bantuan dari Disdik Depok yang ditujukan untuk para instruktur di lembaga kursus, yang terdampak akibat wabah ini.

" Sebuah penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada Disdik Depok yang sudah berempati kepada kami lembaga kursus dan juga pada instruktur, yang saat ini memang keadaannya sangat terbatas akibat covid 19," pungkasnya. (Haris)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda