Breaking News

,

Ketua MPR Imbau Pemerintah Tidak Melonggarkan Aturan PSBB

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: liputan6.com)

Jakarta, Laras Post - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah terus optimistis bahwa kebijakan PSBB yang diterapkan secara ketat akan berpengaruh terhadap perlambatan laju kasus baru Covid-19.

Hal itu disampaikan Bamsoet terkait pernyataan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang mengatakan bahwa laju kasus baru pasien terjangkit mengalami penurunan hingga 11 persen, tren penurunan kasus ini terjadi di sejumlah daerah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat serta Jawa Timur

“Serta terus mengimbau kepada semua kalangan agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan PSBB, karena pandemi ini belum berakhir,” ujar Bamsoet dalam siarn persnya, Senin (11/5/2020).

Pihaknya, sambungnya, juga mendorong pemerintah tidak melonggarkan aturan PSBB meski terjadi penurunan angka kasus baru dalam sepekan terakhir, mengingat salah satu syarat pelonggaran PSBB bisa dilakukan jika laju kasus baru di suatu daerah menurun dalam dua pekan berturut-turut atau jika wabah sudah bisa dikendalikan.

“Kita juga mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan untuk mengusulkan memberlakukan PSBB di daerah-daerah yang masih mengalami lonjakan kasus baru pasien terjangkit Covid-19 kepada Menteri Kesehatan, seperti di Makassar yang menjadi salah satu wilayah dengan pertambahan harian kasus yang cukup besar,” urainya.

Bamsoet menegaskan pihaknya juga mendorong pemerintah pusat perlu meminta kepada para kepala daerah melakukan evaluasi secara terus-menerus untuk mengetahui perkembangan dan mengendalikan penyebaran wabah Covid-19, serta mengingatkan kepada warganya masing-masing untuk tetap menjaga kedisiplinan dan mematuhi protokol penjagaan jarak.

“Serta mendorong pemerintah tetap mengupayakan jumlah alat pelindung diri dan kapasitas rumah sakit terus ditingkatkan untuk mengantisipasi gelombang baru virus Covid-19,” tukasnya. (wan)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai