sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Menkeu Lantik Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal

Pelantikan Sekretaris BKF 
Jakarta, Laras Post – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani melantik Ayu Sukorini, sebagai Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal (BKF) menggantikan Basuki Purwadi yang diangkat sebagai Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara.

Selain itu, Menkeu juga melantik Dwi Larso, sebagai Direktur Beasiswa dan Wisnu Sardjono Soenarso, sebagai Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 

Pelantikan yang merupakan promosi dan mutasi di lingkungan BKF dan LPDP ini dilakukan melalui video conference tanpa mengurangi good governance.

Pada kesempatan itu, Menkeu mengatakan, tahun ini adalah tahun yang sangat berbeda. Tanpa aba-aba semua dituntut untuk segera beradaptasi dengan cara kerja baru yang penuh tekanan dan harus mampu menavigasikan begitu banyak beban pekerjaan dengan lincah tanpa henti. 
“Tidak ada banyak waktu untuk beristirahat karena harus sigap mengambil langkah-langkah penanganan pandemi COVID-19 dari sisi ekonomi dengan cepat untuk menjaga kehidupan masyarakat agar tidak semakin terpuruk,” ujarnya, seperti dikutip dari rilis, pada Selasa (19/5/2020). 

Pada kesempatan yang sama, Menkeu menyampaikan pesan kepada Sekretaris BKF bahwa saat ini BKF memimpin penyusunan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 
“BKF sebagai sebuah organisasi perlu diperkuat lagi untuk mendorong pengambilan kebijakan yang efektif dan efisien. Pemetaan, pendayagunaan, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di BKF agar dilakukan secara lebih terencana dan terukur,” ungkap Menkeu. 
Dari sisi infrastruktur pendukung, lanjut Menkeu, perlu diperhatikan, baik yang tangible seperti manajemen pengetahuan dan sistem informasi, maupun yang intangible seperti pengelolaan hubungan dengan para pemangku kepentingan, masyarakat umum, dan termasuk media.

Menkeu juga berpesan kepada Direktur Beasiswa dan  Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi, perlu untuk terus menerus melakukan investasi dan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. 
Dana abadi yang dikelola LPDP saat ini semakin besar, mencapai lebih dari Rp51 triliun. Besarnya dana ini harus bisa menjadi sebuah jembatan untuk memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia hari ini dan di masa-masa depan. “Setiap rupiah yang dikelola dan dikeluarkan harus memberikan manfaat seluas-luasnya,” tandasnya.

Menkeu juga menyampaikan di masa pandemi, salah satu bidang yang terdampak adalah pendidikan. Para pelajar dan mahasiswa belajar dari rumah. LPDP sebagai pemberi beasiswa, diminta untuk memastikan kepada para awardee yang tersebar di banyak negara agar tetap dapat memberikan kontribusi optimal dalam proses belajar. 
Menkeu juga mengingatkan supaya para awardee baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri selalu terpantau kesehatan dan pembelajarannya.

Pada bagian akhir sambutannya, Menkeu menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik dan tetap untuk menjaga kesehatan. Di masa pandemi ini kepemimpinan akan selalu diuji dalam menyesuaikan diri dengan new normal.

Menkeu juga berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu sehingga bisa segera mengejar ketertinggalan untuk menciptakan Indonesia yang semakin baik ke depan. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda