Breaking News

,

Musim Panen Raya di Bekasi, Petani Keluhkan Harga Gabah Anjlok

Para petani saat menimbang gabah hasil Panen Raya.

Bekasi, Laras Post - Efek pandemi Covid-19 pendapatan masyarakat Indonesia mengalami penurunan. Hal itu pun dirasakan para petani di bilangan Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang mengeluhkan anjloknya harga gabah.

Ata salah satu petani Kampung Selang - Pebayuran mengatakan, bahwa panen raya saat ini harga gabah sangat anjlok di bawah pasaran tak sesuai modal awal yaitu pupuk dan obat semprot yang begitu tinggi harganya.

"Kami berharap kepada pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten Bekasi, khususnya Dinas Pertanian maupun yang terkait agar bisa meningkatkan harga gabah yang saat ini sedang mengalami penutuan di kisaran Rp4000 sampai Rp3900  per kilogramnya," ucap Ata pada Laras Post, Senin (11/5/2020).


Ata bersama petani lainnya berharap perlu ada kebijakan dari pemerintah terkait untuk menyeimbangkan harga gabah, agar menjaga stabilitas harga gabah di pasaran yang dianggap terlalu murah tersebut.

Yusup Supriyatna sebagai anggota LSM KAMPAK RI  membenarkan, bahwa harga gabah saat ini mengalami penurunan yang sangat drastis. 
"Kami prihatin pada petani di bilangan Kabupaten Bekasi ini, kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi khususnya Dinas Pertanian agar dapat menstabilkan harga gabah," tutupnya. (kobirudin)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai