sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Amankan Unjuk Rasa Dilakukan Ditengah Pandemi Covid-19 Tim Negosiator Polres Purbalingga Pakai APD dan Tulisan Imbauan

Tim negosiator dari Polres PurbaIingga memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.
Purbalingga, Laras Post - Ada hal berbeda dalam pengamanan unjuk rasa yang dilakukan Polres Purbalingga ditengah pandemi Covid-19, Senin (29/6/2020). Tim negosiator dari Polres PurbaIingga terlihat memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

Dalam pengamanan tim negosiator memakai masker, face shield dan sarung tangan. Tidak hanya itu, Polwan dalam tim negosiator membawa tulisan imbauan terkait protokol kesehatan dan tata tertib unjuk rasa. Tulisan tersebut dibawa tim selama unjuk rasa berlangsung.

Tulisan imbauan yang dibawa tim negosiator diantaranya bertulis anjuran cuci tangan, kewajiban penggunaan masker dan menjaga jarak. Selain itu, imbauan tertib dan taat aturan saat unjuk rasa menggunakan bahasa Jawa seperti Wong PurbaIingga Taat Aturan, Demo Aman lan Tertib dan sebagainya.

Kabag Ops Polres Purbalingga AKP Pujiono mengatakan adanya kegiatan aksi damai dari LSM GMBI ini kita menerjunkan personel pengamanan gabungan dari kepolisian, TNI dan Satpol-PP. Pengamanan dilakukan di sekitar kantor DPRD Kabupaten Purbalingga.

"Pengamanan juga melibatkan personel dari polsek jajaran karena peserta yang hadir dalam kegiatan berasal dari sejumlah kecamatan. Dengan demikian seluruhnya bisa berjalan aman dan lancar," ucapnya.


Disampaikan Pujiono bahwa dalam pengamanan ini dilibatkan juga tim negosiator. Karena masih dalam pandemi Covid-19, maka tim negosiator menggunakan APD lengkap. Selain itu, mereka membawa imbauan dalam bentuk tulisan.

"Ditengah pandemi, satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu protokol kesehatan. Untuk mengurangi komunikasi dalam bentuk ucapan kita gunakan imbauan dalam bentuk tulisan yang dibawa tim negosiator," ucapnya.

Jalannya unjuk rasa, masa yang berjumlah sekitar 150 orang berorasi di depan kantor DPRD Kabupaten Purbalingga. Peserta unjuk rasa menyuarakan tentang penolakan terhadap Rancangan Undang Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Usai berorasi, Ketua LSM GMBI Teguh Arianto menyerah salinan pernyataan sikap yang ditujukan untuk DPRD Kabupaten Purbalingga. Salinan diterima oleh bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Kabupaten PurbaIingga. (Agus P)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda