sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Kapolda Metro Jaya Bersama Pangdam Jaya Kunjungi Pos Pam Kedung Waringin Kabupaten Bekasi

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana bersama Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono.

Bekasi, Laras Post - Selama arus mudik 24 April hingga 20 Mei 2020, Polda Metro Jaya, telah memutar balik 41.439 kendaraan dan menindak 670 mobil travel. Data tersebut didapat dari keseluruhan area Polda Metro Jaya, yaitu 33 pos cek point, dan 19 Pos Pam penyekatan.

Sedangkan selama arus balik, terhitung mulai 27 Mei hingga 4 juni 2020, Polda Metro Jaya telah memutar balik sebanyak 24.439 Kendaraan yang akan masuk ke Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana saat melakukan kunjungan dan pemantauan bersama Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono di Pos Pam penyekatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Kamis (04/06/20). 

"Kita akan masuki PSBB masa transisi untuk Jakarta dan Bekasi, yang nantinya akan ada pelonggaran, salah satunya rumah ibadah dengan kuota 50 persen,” ujar Kapolda.

Hal senada juga disampaikan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono yang juga turut memantau POS PAM yang dijadikan tempat penyekatan para pengendara yang akan masuk ke Jabodetabek.

“TNI dan polri serta petugas gabungan lainnya, akan terus berusaha keras memutus mata rantai wabah Covid-19 di wilayah Jabodetabek dan diharapkan masyarakat dapat hidup disiplin termasuk selalu menerapkan hidup sehat," ujar Pangdam Jaya.

Selain melakukan pengecekan Pandam Jaya dan Kapolda Metro Jaya juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas jaga di pos PAM Kedung Waringin dengan memberikan ucapan terima kasih atas tugas yang telah dijalankandan tetap setia memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (egi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda