sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Kasus Positif Covid-19 di Jatim Kembali Tertinggi

Jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia, update 16 Juni 2020.
Jakarta, Laras Post  - Provinsi Jawa Timur kembali menjadi daerah pemasok tertinggi penambahan kasus positif COVID-19, pada hari ini, Selasa (16/6/2020) yakni sebanyak 245 orang.

Menurut data yang dilansir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Gugus Tugas Pusat Percepatan Penanganan COVID-19, setelah Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan menduduki posisi kedua dengan penambahan kasus positif sebanyak 175 orang.

Urutan selanjutnya,  Kalimantan Selatan mengalami penambahan kasus positif 169 orang, kemudian  DKI Jakarta 101 orang, dan Jawa Tengah 56 kasus.

Kelima provinsi tertinggi penambahan kasus positif itu, masing-masing mendapat penambahan pasien sembuh, Jawa Timur sebanyak 71 pasien sembuh, Sulawesi Selatan 44 pasien sembuh, Kalimantan Selatan 6 pasien sembuh, DKI Jakarta 134 pasien sembuh, selanjutnya Jawa Tengah 30 pasien sembuh.

Selanjutnya, untuk pasien sembuh secara keseluruhan mencapai 15.703 pasien, kemudian pasien meninggal seluruhnya 2.231 orang. Selanjut jumlah keseluruhan Pasien Dalam Pantauan (PDP) ada 13.510 orang, serta Orang Dalam Pantauan (ODP) ada 29.124 orang.

Gugus Tugas mencatat, dari 34 provinsi yang melaporkan, jumlah kasus positif secara keseluruhan mencapai 40.400 orang, setelah ada penambahan pada hari ini, sebanyak 1.106 orang.

Sementara, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari DKI Jakarta 9.222 orang, Jawa Timur 8.308, Sulawesi Selatan 3.116, Jawa Barat 2.662 dan Jawa Tengah 2.231.

Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 27 kasus, Bali 782 kasus, Banten 1.277 kasus, Bangka Belitung 145 kasus, Bengkulu 104 kasus, Yogyakarta 273 kasus.

Selanjutnya di Jambi 108 kasus, Kalimantan Barat 270 kasus, Kalimantan Timur 392 kasus, Kalimantan Tengah 657 kasus, Kalimantan Selatan 2.122 kasus, dan Kalimantan Utara 171 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 254 kasus, Nusa Tenggara Barat 957 kasus, Sumatera Selatan 1.498 kasus, Sumatera Barat 687 kasus, Sulawesi Utara 701 kasus, Sumatera Utara 957 kasus, dan Sulawesi Tenggara 291 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 172 kasus, Lampung 166 kasus, Riau 126 kasus, Maluku Utara 315 kasus, Maluku 496 kasus, Papua Barat 212 kasus, Papua 1.281 kasus, Sulawesi Barat 98 kasus, Nusa Tenggara Timur 108 kasus dan Gorontalo 214 kasus. (her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda