Breaking News

,

Kasus Positif COVID-19 secara Nasional Bertambah 1.385, Jawa Timur Terbanyak

Jumlah terpapar Covid-19 di Indonesia, update 27 Juni 2020.
Jakarta, Laras Post - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19, hari ini Sabtu (27/6/2020) sebanyak 1.385 sehingga totalnya menjadi 52.812 orang. Sementara itu, Jawa Timur merupakan wilayah terbanyak mengalami penambahan kasus positif dengan jumlah 277 orang, dan sembuh 190 orang.

"Kalau kita perhatikan sebaran dan kami tadi sudah melaksanakan rekonsiliasi dengan beberapa daerah yang pertama kasus yang terbanyak melaporkan hari ini adalah Jawa Timur, dengan penambahan kasus sebanyak 277 kasus baru dan 190 sembuh," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto saat konferensi pers, di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (27/6/2020).

Posisi kedua terbanyak penambahan positif, disusul DKI Jakarta 203 kasus dan 68 sembuh. Jawa Tengah 197 kasus baru dan 22 sembuh. Sulawesi Selatan, 146 kasus baru dan 41 kasus sembuh. Kemudian, Bali 106 kasus dan 21 sembuh..

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari Jawa Timur 11.178, DKI Jakarta 10.994, Sulawesi Selatan 4.615, Jawa Tengah 3.294 dan Jawa Barat 3.064.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah kasus sembuh tertinggi yakni 5.610 disusul Jawa Timur sebanyak 3.619, Sulawesi Selatan 1.658, Jawa Barat 1.513, Jawa Tengah 1.052 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 21.909 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 2.720 dengan penambahan 37 orang.

Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 77 kasus, Bali 1.369 kasus, Banten 1.432 kasus, Bangka Belitung 149 kasus, Bengkulu 125 kasus, Yogyakarta 304 kasus.

Selanjutnya di Jambi 117 kasus, Kalimantan Barat 321 kasus, Kalimantan Timur 494 kasus, Kalimantan Tengah 822 kasus, Kalimantan Selatan 2.930 kasus, Kalimantan Utara 201 kasus, Kepulauan Riau 291 kasus, Nusa Tenggara Barat 1.163 kasus, Sumatera Selatan 1.950 kasus, Sumatera Barat 722 kasus, Sulawesi Utara 1.039 kasus, Sumatera Utara 1.447 kasus, dan Sulawesi Tenggara 343 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 184 kasus, Lampung 188 kasus, Riau 223 kasus, Maluku Utara 698 kasus, Maluku 705 kasus, Papua Barat 234 kasus, Papua 1.670 kasus, Sulawesi Barat 112 kasus, Nusa Tenggara Timur 113 kasus dan Gorontalo 243 kasus.

Total untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 40.541 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 13.522 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 448 kabupaten/kota di Tanah Air. (her)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai