sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Melonjak, Penambahan Kasus Positif COVID-19 Tembus Seribu Lebih

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Jakarta, Laras Post – Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 melonjak sebanyak 1.043 sehingga total positif COVID-19 menjadi 33.076 orang, pada hari ini, Selasa (9/6/2020)

“Kita dapatkan jumlah konfirmasi COVID-19 yang positif sebanyak 1.043,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, saat konferensi pers, di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Peningkatan juga terjadi pada kasus meninggal sebanyak 40 orang sehingga jumlah menjadi 1.923 orang. Sementara pasien sembuh meningkat sebanyak 510 orang jumlah 11.414 orang.

Kemudian, lanjut Yurianto, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 38.394 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 14.108 orang. “Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 422 kabupaten/kota di Tanah Air,” ungkapnya.

Provinsi DKI Jakarta menjadi  wilayah tertinggi dalam penambahan kasus sembuh, yakni sebanyak 3.371 orang, kemudian Jawa Timur 1.584 orang, Jawa Barat 962 orang, Sulawesi Selatan 704 orang, Jawa Tengah 508 orang dan wilayah lain di Indonesia, sehingga total mencapai 11.414 orang.

Namun DKI Jakarta juga menjadi wilayah terbanyak dalam penambahan kasus positif COVID-19, yakni sebanyak 8.355 orang, disusul Jawa Timur sebanyak 6.533 orang, Jawa Barat 2.448 orang, Sulawesi Selatan 2.194 orang, Jawa Tengah 1.672 orang, dan wilayah lainnya sehingga total sebanyak 33.076 orang.

Lebih lanjut, Yurianto merinci kasus positif COVID-19 di provinsi lainnya, Aceh 20 kasus, Bali 608 kasus, Banten 1.061 kasus, Bangka Belitung 121 kasus, Bengkulu 92 kasus, Yogyakarta 249 kasus, Jambi 103 kasus, Kalimantan Barat 234 kasus, Kalimantan Timur 351 kasus, Kalimantan Tengah 522 kasus, Kalimantan Selatan 1.438 kasus, dan Kalimantan Utara 170 kasus.

Selanjutnya, Kepulauan Riau 228 kasus, Nusa Tenggara Barat 830 kasus, Sumatera Selatan 1.188 kasus, Sumatera Barat 645 kasus, Sulawesi Utara 551 kasus, Sumatera  Utara 618 kasus, dan Sulawesi Tenggara 264 kasus.

Kemudian Sulawesi Tengah 159 kasus, Lampung 148 kasus, Riau 120 kasus, Maluku Utara 190 kasus, Maluku 315 kasus, Papua Barat 183 kasus, Papua 1.108 kasus, Sulawesi Barat 94 kasus, Nusa Tenggara Timur 103 kasus, Gorontalo 139 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda