sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Mortir Diduga Masih Aktif Kembali Ditemukan Warga di Pesisir Sungai Klawing


Purbalinggga, Laras Post - Sebuah benda dari besi atau logam yang merupakan peluru mortir ditemukan pemancing di aliran Sungai Klawing tepatnya di wilayah Kelurahan Bancar RT 02/RW 06 Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga (26/6/2020).

Kejadian bermula saat Ridwan (49) warga RT 02/RW 06 Kelurahan Bancar sedang asyik duduk di pinggir sungai menikmati keindahan aliran Sungai Klawing kemudian melihat seorang pemancing menenteng benda logam yang menyerupai roket dengan ukuran kecil seperti di film perang dan sontak membuat Ridwan berteriak bom yang selanjutnya  pemancing bergegas meletakkannya kembali dan meninggalkannya pergi.

Meyakini benda tersebut adalah benda berbahaya sejenis bom membuat Ridwan segera menghubungi rekannya yaitu Awal Dwi Priyadi (21) warga Kelurahan Bancar RT 02/RW 06 dan segera mendatangi TKP untuk mengeceknya yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Purbalingga.


Mendapati laporan warganya Polsek Purbalingga Bersama Koramil 01/Purbalingga segera mendatangi TKP untuk melokalisir TKP.

Disampaikan Sertu Sujadi Harjana Babinsa Koramil 01/Purbalingga untuk Kelurahan Bancar yang turut mengamankan TKP, membenarkan bahwa benda yang ditemukan adalah mortir yang berbahaya bila meledak.

"Mortir adalah salah satu senjata peledak yang biasa dipakai militer dalam perang, mortir digunakan untuk melakukan serangan ke dalam benteng pertahanan atau keluar benteng pertahanan karena lengkung tembakannya dapat menjangkau atau melewati dinding benteng yang tinggi sehingga dengan mudah menghantam musuh yang berada di balik tembok benteng pertahanan, daya ledaknya luas bisa mencapai radius 30 meter terangnya.


Mengetahui mortir tersebut dimungkinkan bisa saja masih aktif pihak kepolisian akhirnya mendatangkan Subden Composite Gegana Unit 3 Banyumas untuk mengamankannya.

Setelah melaksanakan koordinasi secara berjenjang dan pengamatan visual untuk mencegah hal yang tidak diinginkan akhirnya mortir dimusnahkan dengan cara disposal yaitu meledakkannya dengan bantuan detonator. (Pendim 0702/Purbalingga). (Agus P)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda