sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Percepat Penanganan Covid-19, Pangkogabwilhan II Serahkan Bantuan Alkes dan Tenaga Medis

Surabaya, Laras Post - Sesuai instruksi Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II) Marsda TNI Imran Baidirus, menyerahkan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) dan personel tenaga medis untuk percepatan penanganan Covid-19, kepada Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, di lobi Ruang Hayam Wuruk Makodam V/Brawijaya Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/5/2020).

Pangkogabwilhan II berkomitmen untuk terus melakukan upaya pemutusan terhadap rantai penyebaran Covid-19 yang masih tinggi di daerah Jawa Timur, khususnya Surabaya. Komitmen itu, dibuktikan dengan adanya penyaluran bantuan Alat Kesehatan (Alkes) berupa 300 pack digital Thermogun tanpa baterai, ribuan bok masker 3 ply, seribu pack kacamata Google, hingga 3 ribu set alat pelindung diri (APD) serta personel tenaga medis diantaranya puluhan dokter dan perawat.

Penyerahan yang dilakukan secara simbolis di Gedung Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya itu, disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawangsa, Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran serta Forkopimda Jatim lainnya. 

“Minggu lalu, kami sudah berkoordinasi dengan berbagai instansi. Intinya, sebagai tindak lanjut bagaimana kontribusi atau perintah dari Panglima TNI untuk ikut menekan perkembangan Covid-19 yang ada di Jawa Timur,” ujar Pangkogabwilhan II. 

Selain penyerahan alat-alat medis, Marsda TNI Imran mengungkapkan, jika Panglima TNI melalui Pangkogabwilan II juga telah mengerahkan 30 personel tenaga medis yakani dokter dan perawat. 

“Bantuan tersebut dari Panglima TNI yang diserahkan melalui Pangkogabwilhan II, dan selanjutkan saya serahkan kepada Pangdam V Brawijaya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Marsda TNI Imran merinci, 30 personel tenaga medis itu, terdiri dari lima dokter paru, lima dokter anastesi dan 20  perawat.  “Nantinya, akan diarahkan oleh Kodam V Brawijaya,” jelasnya. (sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda