Breaking News

,

Polri dan TNI Siap Disiplinkan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono
Jakarta, Laras Post – Terkait izin pembukaan kawasan pariwisata alam yang berada di 270 kabupaten dan kota di zona hijau dan kuning, Polri bersama TNI siap menertibkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan di kawasan wisata.

“Personel TNI-Polri akan ikut membantu pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dalam mengatur dan mengedukasi masyarakat agar menghabiskan waktu liburannya di tempat wisata tetap menerapkan standar protokol kesehatan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Argo menegaskan, kehadiran TNI-Polri bukan semata-mata untuk penegakan hukum. Namun, melakukan pendekatan humanis dan persuasif agar masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Nantinya, lanjut Argo, aparat keamanan akan membantu memberikan sosialisasi, edukasi dan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya melakukan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami, TNI-Polri akan mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis kepada masyarakat. Kami tetap dalam kerangka bagaimana mengedukasi masyarakat agar bisa disiplin dalam hal standar protokol kesehatan,” tegasnya.

Argo menambahkan, dengan hadirnya TNI-Polri dalam mengedukasi masyarakat soal protokol kesehatan, sejalan dengan cita-cita pemerintah untuk bisa menerapkan new normal.

“Dengan begitu, pola adaptasi kebiasan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman Covid-19 akan bisa terwujud,” jelasnya

Menurut Argo, beberapa Polda sudah bergerak untuk membantu memulihkan sektor pariwisata seiring kebijakan pemerintah menjelang new normal. Terutama pada wilayah yang terdapat potensi destinasi pariwisata.

Ia menyebutkan, sektor pariwisata memberikan kontribusi yang signifikan untuk penciptaan lapangan kerja, membawa devisa, investasi, dan merangsang hampir semua sektor lainnya. Itulah sebabnya, pihaknya bekerja keras dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata.

“Tugas kami bagaimana meyakinkan wisatawan baik domestik maupun internasional agar kembali melancong di Indonesia tanpa khawatir akan penularan Covid-19,” tandas Argo.

Lebih lanjut Argo mengatakan, sejumlah Polda sudah bergerak untuk mengawal fase pemulihan sektor pariwisata. Puluhan bahkan ratusan personel diterjunkan untuk pendisiplinan. 

Ia menunjuk contoh, salah satunya jajaran Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), dimana sebanyak 520 Bhabinkamtibmas membagikan 15.000 bantuan paket sembako kepada para pekerja di kawasan pariwisata NTB yang terdampak Covid-19. (her)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai