sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Bareskrim Tetapkan BJP PU Tersangka Perkara Pelarian Djoko Chandra

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo
Jakarta, Laras Post  – Bareskrim Polri menetapkan mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim Brigjen Pol Prasetijo Utomo (BJP PU) sebagai tersangka, terkait pembuatan surat jalan buronan Djoko Tjandra. Brigjen Prasetijo pun diduga telah menghalangi upaya penyidikan dengan merusak barang bukti.

“Dari hasil gelar perkara tersebut, kami menetapkan status tersangka terhadap BJP PU dengan konstruksi hukum, yang pertama adalah sangkaan terkait membuat dan menggunakan surat palsu sebagaimana dimaksud Pasal 263 KUHP ayat 1 dan ayat 2 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1,” kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, di gedung Bareskrim Polri, Senin (27/7/2020).

Listyo menjelaskan, tim khusus dalam pengungkapan kasus keluar masuknya Djoko Tjandra, menemukan barang bukti terkait dugaan pidana tersebut. Barang bukti itu diantaranya dua surat jalan, surat keterangan bebas COVID-19, dan surat rekomendasi kesehatan.

“Terkait dengan konstruksi pasal tersebut maka tersangka BJP PU telah menyuruh membuat dan menggunakan surat palsu tersebut di mana saudara AK dan JST menggunakan surat tersebut,” terangnya.

Dugaan pidana kedua yang dilakukan Prasetijo, lanjut Listyo, yakni terkait perbuatan merintangi penyidikan dengan membantu Djoko Tjandra yang merupakan terpidana. 

“Dan konstruksi pasal kedua terkait membantu orang yang dirampas kemerdekaannya dalam hal ini adalah terpidana JST. Pasal yang kita sangkakan Pasal 426 KUHP di mana ini juga dilengkapi keterangan saksi yang berkesesuaian, kemudian barang bukti dalam bentuk surat yang kita dalami dan jadi objek perkara yaitu terkait Perkap 119/20 Juni 2019 tentang pengangkatan BJP PU sebagai Karo Korwas, Surat Jampidsus kepada Kabareskrim Polri tentang status hukum JST,” urai Listyo.

Kabareskrim menegaskan, Prasetijo juga dijerat pasal soal menghancurkan dan menghilangkan barang bukti. Sebagai pejabat Polri Prasetijo menyuruh membakar surat yang telah dipergunakan dalam perjalanan Djoko Tjandra dan pengacaranya, Anita Kolopaking.

“Dengan demikian, dari gelar perkara, kita telah menetapkan satu tersangka yaitu Saudara BJP PU dengan persangkaan Pasal 263 ayat 1 dan ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 KUHP ayat 1 ke 1 dan Pasal 426 KUHP dan/atau Pasal 221 ayat ke-1, ke-2 KUHP,” tandas Listyo. (her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda