sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » BPKP Dukung Penuh Bakamla RI Menjadi Indonesian Coast Guard

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh saat menerima kunjungan  Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia
Jakarta, Laras Post - Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, Badan Keamanan laut (Bakamla) RI menjadi Indonesian Coast Guard sudah dibahas semenjak dirinya menjabat Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB).

“Sudah semestinya penegak hukum di laut itu satu yaitu Bakamla RI dan ini sejalan dengan instruksi dari Presiden RI bahwa Bakamla RI adalah Coast Guardnya Indonesia,” ujarnya, saat menerima kunjungan kerja Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, di kantor BPKP, Jl. Pramuka No. 33, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2020).

Kunjungan ini diselenggarakan, selain untuk bersilahturahmi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pendampingan tiga staf dari BPKP dalam pengawasan aktivitas keuangan Bakamla RI.

Sementara itu, Aan Kurnia mengaku, mendapatkan tugas khusus dari Presiden RI untuk membentuk Bakamla RI menjadi satu-satunya penegak hukum di laut. 
“Direktif Presiden RI sudah jelas, Bakamla RI adalah Coast Guardnya Indonesia,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Aan Kurnia, sudah seharusnya Bakamla dukung dan kawal proses pembentukan peraturan dan perundang-undangan, mulai dari Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP), Rancangan Undang Undang RUU, dan Omnibus Law tentang Keamanan Laut hingga selesai. 

“Kepercayaan yang diberikan pemerintah dalam penguatan Bakamla RI sudah barang tentu diperlukan pondasi yang kuat di internal Bakamla sendiri,” tandasnya.

Namun ia mengakui, dalam praktiknya terlebih lagi dalam administrasi keuangan, Bakamla RI masih memiliki beberapa kekurangan. “Oleh karena itu, kami mohon bantuan lebih lagi dari BPKP dalam mengawal aktivitas keuangan Bakamla RI,” ungkap Aan Kurnia.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Yusuf Ateh menyatakan dukungan penuh kepada Bakamla RI. “Kalau sudah ada assessment dan komitmen dari pimpinan itu tidak ada alasan lagi untuk menjadi lebih baik. Saya kira apa yang sudah disampaikan Kepala Bakamla RI kalau memang butuh banyak staf dari BPKP dalam pengawalan keuangan Bakamla RI, kami akan dukung sepenuhnya supaya lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Kepala BPKP didampingi oleh Deputi Bidang PIP Bidang Polhukam PMK Iwan Taufiq Purwanto dan Direktur Pengawasan Bidang Pertahanan dan Keamanan Faisal.

Di sisi lain, Kepala Bakamla RI, didampingi Kepala Biro Perencanaan Laksma Bakamla Eko Jokowiyono, Kepala Biro Sarpras Laksma Bakamla Amrien, Inspektur Bakamla RI Kolonel Bakamla Mulyono, Kepala UKPBJ Bakamla RI Kolonel Bakamla Ferry Jo, dan Kepala Bagian BMN Kolonel Bakamla Amir Mahmud. (sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda