sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Kodam Jaya/Jayakarta Klarifikasi Berita Medsos tentang Adanya Paham Radikalisme di Kompleks Perumahan Dinas

Postingan berupa gambar yang beredar di media sosial.
Jakarta, Laras Post - Kodam Jaya/Jayakarta segera melakukan tindakan cepat atas beredarnya informasi di media sosial yang memberitakan bahwa kompleks perumahan dinas Kodam Jaya telah terpapar paham radikalisme dengan mengkaitkan bahwa tempat tinggal diduga pemilik akun Opposite 6890 berada di Komplek Kodam Jaya Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. 

“Telah dilaksanakan penyelidikan atas hal ini, dan diperoleh hasil bahwa berdasarkan fakta informasi ini tidak benar,” kata Kapendam Jaya yang diwakili oleh Wakapendam Letkol Arm Joko Setiyo K, Sabtu (11/7/2020).

Hal ini dijelaskannya, seiring dengan beredarnya postingan di media sosial berupa gambar yang didalamnya terdapat tulisan antara lain: “Keluarga besar pensiunan Kodam Jaya terpapar radikalisme” dan “Kasad harus bertindak bersihkan jaringan radikalisme di komplek Kodam Jaya”, di mana hal itu dikaitkan dengan keterangan bahwa Sdri. Alfiyah Tiara Ayunda (diduga pemilik akun opposite6890), seolah-olah tinggal di Komplek Kodam Jaya Jl. Bambu Petung No. 32 RT 01/07 Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.


Berdasarkan hasil pengecekan dan pendalaman yang dilakukan oleh pihak Kodam Jaya, ditemukan fakta bahwa rumah dengan alamat tersebut ditempati oleh personel organik Kodam Jaya an. Sertu Dede, yang saat ini masih berdinas aktif di Korem 051/Wkt. Diduga Sdri. Alfiyah Tiara Ayunda memang pernah tinggal bersama kakek dan neneknya di rumah tersebut, namun sejak tahun 2015 keluarga tersebut sudah pindah rumah.  

Sebagai bagian dari institusi TNI, Kodam Jaya terus melaksanakan upaya pengamanan untuk mencegah masuknya paham radikalisme ke dalam lingkungannya. "Kami memiliki sistem pengawasan dan pengendalian internal terhadap prajurit dan keluarganya yang tinggal di asrama. Jadi bila ada indikasi terpapar atau hal apapun, tentu kami akan segera mengetahui dan segera mengambil tindakan,”  tutup Wakapendam Jaya. (Her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda