sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Polisi Ungkap Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Covid-19

Brigjen Awi Setiyono 
Jakarta, Laras Post – Janji Kapolri Jenderal Idham Azis untuk menindak tegas, jika ada yang berani menyelewengkan anggaran untuk membantu perekonomian warga terdampak pandemi Covid-19, tampaknya mulai diwujudkan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, pihaknya sedang menangani kasus dugaan pemotongan atau penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak pandem COVID-19, di beberapa kota dan kabupaten di Sumatera Utara (Sumut). 

“Penyelidikan dugaan penyelewengan bantuan sosial bagi warga terdampak Corona di Sumatera Utara di beberapa kabupaten dan kota. Ada 16 kasus yang sedang ditangani oleh polres jajaran di wilayah hukum Polda Sumut,” ungkapnya, di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Awi menyebutkan, dari hasil penyelidikan, para pelaku mengaku memotong atau mengurangi bansos karena berbagai alasan, mulai asas keadilan hingga uang lelah. 

“Berdasarkan hasil penyelidikan, motif penyelewengan di antaranya pemotongan dana bansos dilakukan oleh perangkat desa setempat dengan maksud asas keadilan bagi yang tak menerima bansos, yang mana hal itu sudah diketahui dan disetujui sebelumnya oleh penerima bansos. Lalu pemotongan dana bansos dilakukan untuk uang lelah para oknum RT dan perangkat desa lainnya. Ketiga, pengurangan timbangan paket sembako,” jelasnya.

Menurut Awi, sampai saat ini aparat masih terus melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan fakta-fakta terkait dugaan adanya pemotongan dana bansos. “Proses penyelidikan dipastikan tanpa mengganggu proses distribusi bansos,” tandasnya.

Adapun daftar Polres di Sumatera Utara yang menangani dugaan kasus pemotongan atau penyelewengan bansos untuk warga terdampak Covid-19 sebagai berikut;

1. Polrestabes Medan: 3 kasus
2. Polres Deli Serdang: 2 kasus
3. Polres Langkat: 3 kasus
4. Polres Tebing Tinggi: 1 kasus
5. Polres Simalungun: 2 kasus
6. Polres Pematang Siantar: 1 kasus
7. Polres Dairi: 1 kasus
8. Polres Toba Samosir (Tobasa): 1 kasus
9. Polres Samosir: 1 kasus
10. Polres Mandailing Natal: 1 kasus. (her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda