sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Tantangan Makin Berat, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Harus Bekerja Lebih Kreatif

Sofyan A Djalil saat pelantikan
Jakarta, Laras Post – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil menyampaikan agar setiap pejabat pimpinan tinggi madya terus bekerja keras serta lebih kreatif, karena tantangan kedepan semakin berat.

"Yang sudah dilakukan saat ini sudah baik, namun ke depan tantangan lebih berat serta permintaan masyarakat semakin banyak,” ujar Sofyan saat melantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ATR/BPN, di Aula Prona Lantai 7, Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (13/07/2020).

Sofyan menjelaskan, bekerja lebih kreatif, bukan hanya sekedar melaksanakan tugas saja, tetapi bagaimana masyarakat merasakan hasil kerja. “Kantor kita sudah lebih baik namun kita perlu bekerja lebih keras lagi. Harapan saya, kantor kita ini menjadi salah satu kantor model di Indonesia," tandasnya.

Adapun ke-10 pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik itu, 8 orang dilantik kembali berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 47 Tahun 2020 tentang Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2020 tentang Badan Pertanahan Nasional. Sedangkan, 2 orang dilantik menjadi Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN.

Pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik ke jabatan dengan nomenklatur baru adalah sebagai berikut: Sekretaris Jenderal, Himawan Arief Sugoto; Inspektur Jenderal, Sunraizal; Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Abdul Kamarzuki; Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, R. Adi Darmawan; Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Suyus Windayana; Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Budi Situmorang; Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah, RB Agus Widjayanto;  Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Reformasi Birokrasi, Gunawan Muhammad. Untuk pejabat yang dilantik ke jabatan baru adalah Dirjen Penataan Agraria, Andi Tenrisau dan M. Ikhsan sebagai Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah.

Lebih lanjut, Menteri ATR/Kepala BPN berpesan kepada Dirjen Tata Ruang, agar penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dapat segera diselesaikan karena ini merupakan aspek penting dalam investasi. 

Menurut Sofyan, jika Undang-Undang Cipta Kerja dapat diselesaikan, maka tuntutan terhadap investasi semua akan melihat aspek tata ruangnya. 

“Pengalaman kita, proses perencanaan, approval dan penggunaan terhadap RTRW itu melibatkan Kepala Daerah. Untuk itu, kita perlu membentuk komisi tata ruang dengan melibatkan semua stakeholder supaya tata ruang lebih partisipatif," terangnya.

 Menteri ATR/Kepala BPN juga berpesan kepada Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang untuk proaktif memberikan tindakan kepada pelanggaran tata ruang. 

"Contoh lokasi puncak serta banjir Jakarta yang sering terjadi pada musim hujan. Oleh sebab itu, Kita ke depan akan lebih banyak lagi melakukan penindakan pada pelanggaran-pelanggaran tata ruang, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat," pesan Sofyan.

Selanjutnya, Menteri ATR/Kepala BPN berpesan kepada Dirjen Penataan Agraria yang baru dilantik bahwa pelaksanaan Reforma Agraria, melalui Redistribusi Tanah, selalu dipantau oleh Presiden Joko Widodo. 

"Mengingat Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN sudah giat membuka komunikasi dengan berbagai kementerian terkait, terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Saudara perlu bekerja lebih keras. Jangan business as usual," sambung Menteri ATR/Kepala BPN.

Pada kesempatan itu, Sofyan juga memberikan apresiasi kepada M. Ikhsan, yang dilantik menjadi Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, atas kerja kerasnya selama menjabat menjadi Dirjen Penataan Agraria. "Pak Ikhsan, Saya ucapkan terima kasih atas sumbangsihnya selama ini, semoga ke depan tetap memberikan kontribusi yang optimal," ujarnya.

 Apresiasi juga diberikan kepada anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Ikawati Kementerian ATR/BPN. “Bagi istri-istri yang hadir pada pelantikan hari ini, Saya ucapkan terima kasih atas dukungannya kepada suami sehingga dapat bekerja lebih perform," kata Sofyan A. Djalil.

Pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra, para Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN, beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta pengurus DWP dan Ikawati Kementerian ATR/BPN serta diikuti juga oleh para Kakanwil BPN Provinsi di seluruh Indonesia melalui video conference. (her).

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda