sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Tiba di Papua, Personel Satgas Pamtas RI-PNG Jalani Protokol Kesehatan

Personel pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG di wilayah Kolaksops Korem 172/PWY saat menjalani protokol kesehatan dengan penyemprotan disinfektan.
Jakarta, Laras Post - Sebanyak 900 personel prajurit TNI yang tiba di Pelabuhan Utama Jayapura dalam rangka pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG di wilayah Kolaksops Korem 172/PWY menjalani protokol kesehatan sebelum ditugaskan di pos-pos  perbatasan. 

Hal tersebut disampaikan Kapenrem 172/PWY Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan, S.H dalam keterangan tertulisnya di Abepura, Jayapura, Papua Kamis (16/7/2020). 

Dijelaskan Eka, personel yang berasal dari dua batalyon tersebut yakni Yonif 100/Prajurit Setia dan Yonif 312/Kala Hitam diterima langsung oleh Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dan Kolaksops) Korem 172/PWY dengan  upacara penerimaan Satgas Pamtas RI-PNG.


“Danrem mewakili Pangdam XVII/Cenderawasih menerima lagi tambahan sebanyak 900 personel dari dua batalyon yang akan menggantikan Satgas Pamtas yang tergelar saat ini di wilayah Kolaksops Korem 172/PWY,” ujarnya. 

Sebelumnya, Korem 172/PWY telah menerima sebanyak 450 personel dari Yonif 413/Bremoro pada Minggu, (12/7) yang juga akan melaksanakan tugas Pamtas di Papua. 

Eka mengungkapkan, selama proses debarkasi tersebut, seluruh prajurit melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. 


“Sejak turun dari kapal mereka langsung diukur suhu tubuh, cuci tangan dan penyemprotan disinfektan baik personel maupun perlengkapannya.” 

Lebih lanjut dikatakan Eka, sebelum diterjunkan di pos-pos perbatasan, para personel Satgas Pamtas tersebut akan menerima berbagai pembekalan agar pelaksanaan tugas dapat dilakukan dengan baik.

“Di Rindam mereka akan diberi pembekalan-pembekalan sebelum melaksanakan tugas, dan kami juga akan mengamati bagaimana kesehatan mereka. Jika semuanya telah siap, barulah akan dilaksanakan pergeseran ke pos-pos di daerah perbatasan,”  pungkas Eka. (Her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda