Breaking News

,

Lurah Karawang Kulon Bangun Empat Titik Sariban

Pengerjaan proyek Sariban secara gotong royong.

Karawang, Laras Post - Untuk meningkatkan pembangunan di segala bidang yang bersumber dari anggaran Pemerintah Daerah (PEMDA), Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun pelayanan umum kepada masyarakat. 

Lurah Karawang Kulon Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang Jawa Barat, Saepudin yang didampingi istri tercinta Ny. Nurlaela, baru menjabat satu tahun di kantor Kelurahan Karawang Kulon dirinya sangat didukung warga,  yaitu dalam memberikan pelayanan umum maupun dalam segi pembangunan infrasruktur. 

Dalam segi pembangunan di wilayah Kelurahan Karawang Kulon mendapat proyek Saringan Banjir (Sariban) sebelum dikerjakan terlebih dahulu digelar musyawarah intern bersama para RT, RW Tokoh Masyarakat, Babinsa AD, Babin Kantibmas Polisi, Karang Taruna serta unsur dinas pegawai Kelurahan setempat.

Lurah Karawang Kulon, Saepudin bersama istri tercinta Ny. Nurlaela.

Terdapat empat titik proyek Sariban yang menggunakan angaran Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp.50.000.000,-  bantuan dari Pemerintah Pusat. "Namun proyek tersebut dikerjakan secara mandiri yakni Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) mulai dari RW 22 hingga RW18," ucap Saepudin di ruang kerjanya kepada Laras Post, Senin (03/08) pekan lalu. 

Saepudin mengungkapkan sebelumnya bahwa pengajuan Sariban profosalnya pernah diajukan ke dinas terkait  tetapi tidak pernah terealisasi. "Kemudian ketika diajukan ke Pemerintah Pusat tidak lama  Alhamdulillah langsung cair Melalui anggaran DAU Rp. 50 Juta Rupiah," kata Saepudin.
 s
Dengan adanya Empat titik Sariban, diharapkan dapat mencegah bencana banjir ketika musim penghujan tiba. "InsyaAllah warga jangan sampai kebanjiran apa lagi banyaknya sampah akan menimbulkan bibit penyakit, maka dari itu saya selaku Lurah Karawang Kulon mengimbau kepada warga jangan sampai dan membuang sampah di sembarang tempat sesuai dengan Peraturan Daerah (PERDA) akan dikenakan sangsi," tegas Saepudin.

Fungsi dari SARIBAN dari empat titik bisa menahan sampah yang terapung di atas air saluran dapat disaring lalu diangkat. "Baik melalui kerja bakti sampah tersebut bisa diangkat lalu dibawa dengan petugas  kebersihan lalu sampah tersebut dipilih mana yang organik dan mana yang non organik dan sampah ini akan dijadikan kompos untuk penghijauan," pungkas Saepudin.(agus. s, rahmat. s)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai