Breaking News

,

PSSI Siapkan Timnas Senior, Timnas U-19 dan Timnas U-16

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kiri).
Jakarta, Laras Post - PSSI saat ini tengah mempersiapkan tiga tim nasionalnya. Yakni, timnas senior, timnas U-19, dan timnas U-16. Ketiga tim digodok serius untuk menghadapi evennya masing-masing. 

Timnas senior dipersiapkan menghadapi lanjutan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022. Timnas U19 dan timnas U16 diproyeksikan ke Piala Asia U-19 dan U-16. Ke depannya, timnas U19 menjadi tumpuan Indonesia di Piala Dunia U-20, tahun 2021 di Indonesia.

Terkait timnas senior, masih ada tiga sisa pertandingan yang harus dilakoni pasukan Shin Tae-yong ini. Namun, tiga laga putaran kedua itu, yang awalnya digelar Oktober dan November 2020 ini, ditangguhkan ke tahun 2021 mendatang. Apalagi kalau bukan pandemi Covid-19 yang menyebabkannya.

“Mengingat situasi COVID-19 saat ini di banyak negara, FIFA, dan AFC telah sepakat untuk memutuskan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia dan Piala Asia 2023, yang awalnya dijadwalkan pada Oktober-November 2020, akan dijadwalkan ulang pada 2021,” demikian pengumuman penundaan pertandingan-pertandingan itu di situs Konfederasi Sepak bola Asia (AFC).

“Dengan tujuan melindungi kesehatan dan keselamatan semua peserta, FIFA dan AFC akan terus bekerja sama untuk memantau secara dekat situasi di negara peserta dan mengidentifikasi tanggal baru untuk masing-masing pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023,” tambah AFC.

Timnas senior Indonesia yang berada di grup G masih menyisakan tiga pertandingan yakni melawan Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam. Tiga pertandingan ini awalnya akan dimainkan pada 8 serta 13 Oktober, dan 12 November.


Menanggapi hal ini, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa PSSI menghormati keputusan AFC dan FIFA. Apalagi ini demi kesehatan dan keselamatan banyak orang. 

“PSSI mendukung keputusan FIFA dan AFC terkait penundaan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022. Dengan ini tentunya tim pelatih akan mengubah program latihan, apalagi Piala AFF 2020 juga telah ditunda. Kami berharap pemain tetap semangat dan berlatih terus untuk memberikan yang terbaik untuk timnas Indonesia,” kata Iriawan, saat menyaksikan latihan timnas senior, Selasa (11/8/2020) sore lalu di Stadion Madya, Senayan.

Sementara terkait turnamen Piala AFC U-19 dan U-16 2020, hingga saat ini AFC masih menjadwalkan dua turnamen itu digelar sesuai jadwal.  Piala AFC U-19 dijadwalkan digelar pada 14 hingga 31 Oktober di Uzbekistan. Untuk Piala AFC U-16 dihelat pada 25 November hingga 12 Desember mendatang.

“PSSI mendapat informasi dari AFC bahwa masih menjadwalkan turnamen Piala AFC U-19 dan U-16 2020 sesuai jadwal. Namun demikian hal tersebut bisa menjadi pembahasan di Komite Kompetisi AFC. Setiap federasi dan negara anggota AFC diperkenankan untuk memberikan masukan terkait kedua turnamen tersebut, hal ini sangat baik karena PSSI ada pak Endri Erawan (Exco PSSI) yang menjadi anggota Komite Kompetisi AFC,” tambah Iwan Bule, sapaan populer ketum PSSI itu.

Saat ini, tiga timnas Indonesia (senior, U-19, dan U-16) melakoni pemusatan latihan (TC) di Jakarta dan Bekasi. Dua timnas (senior dan U-19) dibawah komando pelatih Shin Tae-yong dan timnas U-16 dipimpin Bima Sakti.


Latihan timnas senior dan U-19 yang dipimpin pelatih Shin Tae-yong ini berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat. Setiap pemain dan ofisial telah melaksanakan rapid test dan swab test. Selain itu, pemain selalu membawa hand sanitizer, menjaga jarak serta bergantian saat makan, duduk di dalam bus serta bus bolak-balik mengangkut pemain dan ofisial dari hotel ke stadion begitu juga sebaliknya. Dan tentunya lapangan serta ruang ganti juga disemprot disinfektan terlebih dahulu sebelum pemain melaksanakan latihan.

Dari keterangan ketum PSSI, timnas Indonesia selain berencana melakukan pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan juga ada opsi TC di Eropa.

"Beberapa negara Eropa yang menjadi pilihan yaitu Belanda, Prancis, dan Jerman. Yang jelas PSSI terus melakukan upaya terbaik dan memberikan dukungan penuh program dari pelatih Shin Tae-yong untuk timnas Indonesia," jelas Ibul.

TIMNAS U-19

Timnas U-19 digembleng untuk mengikuti Piala AFC U-19 2020 yang akan berlangsung 14 hingga 31 Oktober mendatang di Uzbekistan. Tim Garuda Muda berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.

Para pemain timnas senior dan timnas U-19 mengikuti protokol kesehatan dan menunggu hasil swab test hingga tiga kali.

“Saya dan teman-teman yang lain merasa sangat senang bisa kembali latihan, setelah hampir 15 hari tidak latihan di lapangan. Tentu berbeda antara latihan mandiri di rumah dengan di lapangan rumput. Jadi saya lebih bisa menikmatinya. Persiapan saya lebih ke menjaga fisik dan kebugaran sebaik mungkin. Tak lupa juga mental, terutama kesehatan,” ungkap Beckham Putra, salah satu punggawa timnas U-19.


Beckham harus beradaptasi dengan kebiasaan baru ditengah-tengah pandemi Covid-19 yang dialami oleh Indonesia dan juga dunia saat ini. “Dengan kondisi pandemi Covid-19 sekarang, tentu saya juga harus mengikuti protokol kesehatan. Memakai masker, membawa hand sanitizer menjaga kebersihan, karena virus corona ini kalau kita hidup kotor, kemungkinan bisa terkena, jadi saya harus membiasakan hidup bersih,” tuturnya.

Pemain kelahiran Bandung, 18 tahun silam ini juga berpesan kepada pecinta sepak bola di Indonesia. “Saya berpesan untuk kita semua supaya bisa tetap menjaga kebersihan dan kesehatan diri, karena semuanya itu dimulai dari diri kita sendiri. Kalau bukan kita, siapa lagi? Indonesia bisa dan harus terbebas dari virus Covid-19,” harapnya.

Pada akhir Juli, skuat Garuda menjalankan swab test yang ketiga dan diikuti 98 pemain dan ofisial. Saat ini seluruh pemain masih menjalani latihan secara mandiri di Hotel Fairmont, Jakarta yang notabene tempat menginap timnas selama pemusatan latihan.

“Ada beberapa pemain dari Eropa yang baru bergabung sama kami (David Maulana, Brylian Aldama, Egy Maulana, Elkan Baggot), tentu harus melakukan penyesuaian terlebih dahulu. Kami ingin semua pemain harus steril,” ujar pelatih Shin Tae-yong.

Seusai latihan Senin (10/8), Shin Tae-yong memulangkan 11 pemain. Dari 35 pemain yang tersisa di timnas U-19, hanya 22 di antaranya yang dibawa ke Uzbekistan.


“Setelah mendapat informasi dari pelatih Shin Tae-yong, 11 pemain ini kami kembalikan ke klub. Sisa pemain yang ada akan mengikuti TC hingga kami berangkat ke luar negeri (Korea Selatan/Eropa),” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan.

Iriawan berpesan meski tidak terpilih, 11 pemain harus tetap bersemangat dan bekerja keras karena tidak menutup kemungkinan pelatih Shin Tae-yong akan memanggil kembali. 

“PSSI akan terus mendukung program latihan dari pelatih Shin Tae-yong untuk timnas Indonesia baik senior maupun U-19. Kami harap kedua tim yang sedang melakukan TC di Jakarta ini terus mengalami perkembangan yang baik demi torehan prestasi timnas,” tambahnya.

“Mereka tidak bisa dikatakan kalah bersaing, namun kami harus mengurangi dan memilih pemain yang akan lanjut ke TC selanjutnya terutama ke luar negeri (Korea Selatan/Eropa),” kata Shin Tae-yong. 

“Pada pekan ini kami sudah memberikan peningkatan materi dalam latihan. Selain itu, kami juga akan mengasah mental dan terus memberikan nutrisi yang baik kepada pemain,” jelas pelatih asal Korea Selatan tersebut.


Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri menambahkan bahwa setelah memulangkan 11 pemain ini, pelatih Shin Tae-yong terus memberikan update program latihan dan road map timnas. 

“Sesuai intruksi dari Ketum PSSI (Mochamad Iriawan) saya dengan pelatih Shin Tae-yong terus melakukan koordinasi update perkembangan tim,” kata Indra Sjafri. (adi)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai