Breaking News

,

Riangnya Masyarakat Jagoi Babang, Gapura Paud Gereja PIBI Selesai Dibangun Satgas Yonif R 641/Beruang

Satgas Yonif Raider 641/Beruang saat meresmikan gapura Paud Gereja Perhimpunan Injili Baptis Indonesia (PIBI) Bukit Handerson.
Jakarta Laras Post - Wajah senang dan riang terpancar dari masyarakat Jagoi Babang, Bengkayang ketika gapura Paud Gereja Perhimpunan Injili Baptis Indonesia (PIBI) Bukit Handerson selesai dibangun dan diresmikan Satgas Yonif Raider 641/Beruang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, dalam rilis tertulisnya di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (19/8/2020).

Diungkapkan Dansatgas, peresmian gapura Paud Gereja PIBI Bukit Handerson yang bertepatan dengan HUT ke-75 RI, menandai selesainya pembangunan yang dikerjakan Pos Kout dan Pos Koki SSK ll Satgas Yonif Raider 641/Bru. 


“Pembangunan gapura Paud Gereja PIBI Bukit Handerson yang berada di Dusun Jagoi, Desa Jagoi Babang, Kecamatan Jagoi Babang, Bengkayang ini membutuhkan waktu sekitar 3 bulan, “ ujarnya.

“Hal ini karena pengerjaannya dilakukan di sela-sela rutinitas sebagai Satgas perbatasan RI-Malaysia,” jelas Kukuh.

Di tempat terpisah, Wadansatgas Yonif Raider 641/Bru, Mayor Inf Dede A. Ramdan, merasa senang dan bersyukur karena dapat menyelesaikan sebuah tugas mulia menjelang peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia.


“Pembangunan gapura ini merupakan wujud kepedulian Satgas kepada warga Jagoi Babang, khususnya jemaat Gereja PIBI Bukit Handerson, “ urainya.

"Selain mempercantik dan berfungsi sebagai pagar pengaman agar anak-anak terhindar dari bahaya lalu lintas jalan raya, gapura ini juga berperan sebagai kontrol lalu lintas orang dan barang antara Indonesia-Malaysia yang melalui jalur tersebut," jelas Dede.

Lanjutnya lagi, selama ini jalan di depan gapura tersebut memang merupakan salah satu jalur tidak resmi di Jagoi Babang yang menghubungkan Indonesia dengan Malaysia. Di wilayah tersebut juga terdapat Outstanding Boundary Problems yang masih menjadi bahan perundingan kedua negara.


“Terima kasih kepada seluruh warga Jagoi Babang atas kerja samanya sehingga tugas-tugas yang diamanahkan negara kepada Satgas sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan dapat diselesaikan dengan baik,” tandasnya.

Sementara, pendeta Michael Mawuntu selaku tokoh agama setempat mengucapkan terima kasih kepada prajurit TNI khususnya Satgas Yonif R 641/Bru, yang meluangkan waktu disela-sela tugasnya, turut pula mendirikan gapura yang indah untuk masyarakat Jagoi Babang. 

“Atas nama warga Jagoi Babang, kami senang dan bangga Bapak TNI selalu ada dan berbuat untuk warga perbatasan.  Terima kasih atas perhatian dan kepeduliannya,” tuturnya. 


Pendeta Michael juga berharap, dengan pembangunan ini makin meningkatkan kepercayaan rakyat kepada TNI sekaligus sebagai bukti kemanunggalan TNI-rakyat itu selalu nyata.

“Mari kita terus jalin kebersamaan ini, sehingga persatuan dan kesatuan di antara kita makin kuat dan kokoh,” pungkasnya bangga. (Her)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai