Breaking News

,

Terjaring Operasi Penggunaan Masker, 5 Orang Digelandang ke Posko

Pemuda yang tidak mmenggunakan masker di bawa ke Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Purbalingga. 
Purbalingga, Laras Post - Sebanyak 5 pemuda  terpaksa digelandang menuju Posko Gugus  Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten yang berada di Halaman ex Damkar, Kompleks Pendopo Kabupaten Purbalingga, Jl. Alun-alun utara No.2 Kelurahan Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga (9/8/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas gabungan penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga yang terdiri dari anggota Kodim 0702/Purbalingga,Lanud JBS, Polres Purbalingga, Satpol PP dan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga sebagai upaya menyadarkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan cegah penularan Covid-19 dimana Kabupaten Purbalingga  menuju adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

Razia dilancarkan sepanjang rute kota dengan sasaran tempat yang sering digunakan untuk berkerumun masyarakat seperti GOR Goentoer Darjono, Purbalingga Food Centre dan Alun-alun.


Alhasil 5 pemuda dan pemudi  yaitu DTS (21), NRS (21) pemuda dari Kecamatan Kaligondang, FS (17) pemuda asal Kecamatan Kemangkon, AAP (15) pemudi dari Pagedangan Kecamatan Purbalingga, serta IMZ (21) pemuda dari Kecamatan Kertanegara terjaring razia karena berada di tempat publik dengan tidak menggunakan masker.

Seperti diungkapkan Serda Sutanto petugas dari Kodim 0702/Purbalingga, kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan masih perlu digencarkan.

“Razia mendapati  5 orang yang masih membandel tak bermasker, mereka digelandang ke Posko, kita data, kita edukasi dan bisa pulang dengan syarat dijemput orang tuanya dengan membawa masker untuk anak tersebut.

Fenomena yang ada disinyalir mengartikan mulai adanya ketidakpedulian dari masyarakat, menganggap pandemi Covid-19 telah reda, karenanya operasi penertiban penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan masih tetap perlu dilaksanakan agar kita semua bebas dari ancaman Covid-19,’’ ungkapnya.

Diungkapkan oleh AAP (15) salah satu pemudi yang terjaring operasi, buru-buru dan lupa sebagai alasan klasik tak bermasker ditempat umum.

“Kami buru-buru karena mau Cash On Delivery (COD) jadi lupa tidak memakai masker, ke depan kami akan lebih disiplin lagi menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya. (Pendim 0702/Purbalingga). (Agus P)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai