Breaking News

,

Buah Hati Lahir, Prajurit Satgas Yonif R 413 Mengadzani Putrinya Via Video Call dari Perbatasan Negara

Prajurit Satgas Yonif Raider 413/Bremoro Kostrad saat mengadzani putrinya via video call dari wilayah perbatasan negara RI-PNG.
JAKARTA, LARAS POST - Buah hatinya baru lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, seorang prajurit Satgas Yonif Raider 413/Bremoro Kostrad mengadzani putrinya via video call dari wilayah perbatasan negara RI-PNG.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 413/Bremoro Kostrad, Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han, dalam keterangan tertulisnya di Kota Jayapura, Papua, Jumat (18/09/2020).

Diungkapkan Dansatgas, adalah Praka Saiful Zuhri, salah satu prajurit Satgas Yonif MR 413/Bremoro Kostrad yang saat ini melaksanakan Tugas Operasi Perbatasan RI-PNG di Provinsi Papua membuat terharu saat mengumandangkan Adzan melalui video call untuk kelahiran buah hatinya.

“Ketika Saiful mendapatkan kabar dari tetangganya di asrama pada Selasa (15/9/2020) sekitar pukul 21.49 WIB, bahwa istri tercinta telah melahirkan buah hatinya dalam kondisi sehat dan selamat. Yang bersangkutan langsung mengadzani kelahiran buah hantinya sebagai ucapan syukur kepada Sang Maha Kuasa,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Anggun, sebagai seorang suami, tentu saja berat bagi Saiful meninggalkan istri tercinta, apalagi sedang dalam kondisi hamil tua. 


“Namun di sisi lain sebagai seorang prajurit sejati, dia harus memenuhi panggilan Ibu Pertiwi untuk untuk melaksanakan penugasan operasi menjaga wilayah perbatasan negara,” jelasnya. 

Kelahiran putri Praka Saiful tambahnya lagi, menjadi kabar bahagia seluruh keluarga besar Satgas Yonif MR 413/Bremoro Kostrad. Dan kabar bahagia ini merupakan bayi kedua yang lahir di asrama dari para prajurit Bremoro yang saat ini tergabung dalam Satgas. 

“Selamat kepada Praka Saiful atas kelahiran putri pertamanya, walaupun saat ini bertugas di daerah operasi sebagai prajurit penjaga perbatasan negara, kami dan keluarga besar yang berada di asrama Sukoharjo Jateng juga turut berbahagia atas kelahiran bayi cantik tersebut. Semoga dapat menambah kebahagiaan bagi keluarga dan juga semangat pengabdian bagi bangsa dan negara," ucapnya senang.

Di tempat terpisah, beberapa saat setelah sang istri melahirkan, prajurit yang resmi menjadi seorang bapak ini sontak bersemangat bercampur haru mengumandangkan Adzan nya teruntuk bagi sang buah hati yang hadir mengisi kebahagiaan keluarga mereka. 


Momen harus campur bahagia ini pun sempat diabadikan dalam bentuk video oleh Danki Satgas Lettu Inf Bagus Dwi Hartanto. 

"Saya ikut terharu dan senang atas kelahiran putri pertama dari Praka Saiful setelah 2 bulan kami tiba di daerah operasi. Spontan saya mengambil videonya saat ia mengumandangkan Adzan untuk putri pertamanya," terang Danpos Yetti ini. 

Sementara itu Praka Saiful pun tak kuasa membendung tangisnya, sambil terus mengucapkan puji syukur kepada Allah atas kelahiran putri pertamanya yang lahir dalam kondisi normal dan sehat.

Tak lama kemudian Saiful menghubungi istrinya. Dan melalui video call inilah akhirnya bisa melihat dengan matanya sendiri sosok bayi perempuannya. 

Saiful pun bercerita, ketika ditugaskan untuk bergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG, istri sedang hamil tua. Namun sebagai prajurit sejati, tugas adalah di atas segala-galanya.


"Jujur, sebetulnya berat untuk meninggalkan istri dalam kondisi hamil tua, tapi di sisi lain negara sedang membutuhkan, dan saya harus menunaikan janji sebagai prajurit sejati," kenang Saiful.

Walau dalam situasi yang bisa dibilang berat, Saiful mengaku begitu beruntung karena rekan, senior dan Komandannya tak henti memberikan dukungan semangat kepadanya.

"Rekan-rekan di pos sering menanyakan kondisi istri saya, apalagi Danki yang berada satu pos dengan saya tak henti memberi support, serta banyaknya bantuan dari para tetangga di asrama kepada istri membuat saya tenang,” tuturnya.

“Lengkap rasanya hidup saya, berkat hadirnya putri kecilku dalam keluarga kami, hari-hari ke depan pun akan kami lalu dengan penuh keceriaan dan kebahagiaan, “ pungkas Saiful haru mengakhiri video callnya. (Her)