Breaking News

,

Diskusi Mencari Figur Tepat Ketua Umum PBSI 2020-2024

Diskusi online bertajuk "Mencari Figur Tepat Ketua Umum PBSI", yang digelar oleh Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta.
JAKARTA, LARAS POST - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) periode 2016-2020 yang diketuai Wiranto segera menuntaskan masa baktinya. 

Sudah bermunculan sejumlah bakal calon (balon) ketua umum PP PBSI periode 2020-2024 dari berbagai latar belakang. Misalnya, Agung Firman Sampurna, ketua BPK RI. Juga Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Dan, Ary Wibowo, ketua Pengprov PBSI Banten yang pengusaha perkayuan.

Terkait dengan itu, Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta menggelar diskusi online bertajuk "Mencari Figur Tepat Ketua Umum PBSI".

Diskusi digelar Rabu, 30 September, selama dua jam penuh antara 14.00 hingga 16.00 wib.

"Sejarah panjang bulutangkis Indonesia menorehkan prestasi baik di multi-event maupun single-event. Untuk itu, diperlukan kepengurusan yang mendukung kesinambungan pencapaian prestasi tersebut," ungkap Agus Susanto, ketua Siwo PWI DKI Jakarta.

Diskusi ini bisa memunculkan nama-nama calon ketua umum PP PBSI yang bisa membawa kejayaan bulutangkis Indonesia. 

Diskusi online melalui zoom-meeting ini menampilkan beberapa narasumber yang memiliki kompetensi. Di antaranya, Yuni Kartika, yang sudah malang melintang sebagai atlet dan juga pengurus di olahraga tepok bulu ini. 

Ada juga pebulutangkis tunggal putra Joko Suprianto, yang fenomenal di era 1990-an. Karier gemilang Joko ditunjukkannya dengan menjadi juara dunia pada BWF World Championships 1993.

Hadir perwakilan dari Pengurus Provinsi PBSI Aceh, H. Nahrawi Noerdin. 

Tidak ketinggalan, pastinya ada ulasan-ulasan dan kritik membangun dari pengamat bulutangkis yang juga wartawan senior, Broto Happy. 

Diskusi virtual ini semakin menarik karena dipandu moderator "Duo Manis", yakni Femi Diah (detik.com) dan Brigitha Sesilya (Harian Nasional). Jadi, pastikan berpartisipasi. (TB)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai