Breaking News

,

Masyarakat Pebayuran Sambut Baik Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Permukaan

Irigasi pertanian
Proyek irigasi bantuan dari Kementerian PUPR yang dikelola olah petani bersama warga Pebayuran.


BEKASI, LARAS POST - Masyarakat khususnya para petani menyambut baik serta ucapkan rasa syukur atas kegiatan pekerjaan peningkatan jaringan irigasi permukaan daerah irigasi SS (Saluran Sekunder) Kedung Gede di Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (29/9/ 2020).


Kegiatan Pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi Permukaan daerah irigasi itu dilaksanakan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, dalam hal ini Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA III Citarum.


Proyek peningkatan jaringan irigasi itu berlokasi di Kampung Cibulus, Desa Karang Patri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada dasarnya memang sangat membantu para petani dalam menanggulangi kebutuhan air untuk mengairi lahan pertaniannya.


Terlebih ketika musim kemarau maupun musim hujan, khususnya di wilayah Kampung Bulak Daham, Desa Karang Patri, kurang lebih terdapat sekitar 40 hektare lahan milik para petani merasa lega dan bersyukur dengan adanya peningkatan jaringan irigasi permukaan yang saat ini sedang dikerjakan.


Untuk menghasilkan pekerjaan yang baik secara kwalitas, pekerjaan pun dilaksanakan secara swakelola oleh  para warga masyarakat yang merupakan para petani sendiri.


Tak hanya itu, pekerjaan pun diawasi oleh Ketua Kelompok Tani P3A Bulak Daham, selain untuk menghasilkan kwalitas yang baik dengan dilakukannya swakelola oleh  warga sekitar, pekerjaan pun dapat memberikan sumber penghasilan warga sekitar di tengah pandemi Covid-19.


Ketika awak media turun ke lokasi kegiatan, Ketua Kelompok Tani P3A Asan Basri membenarkan hal tersebut.


Menurut Basri, kegiatan pekerjaan peningkatan jaringan irigasi ini sangat membantu para petani.


"Kegiatan ini nantinya dapat membantu para petani, khususnya di Kampung Cibulus, Desa Karang Patri ini, yang mana pada awalnya petani kesulitan  untuk mengairi sawahnya, dengan adanya perbaikan irigasi ini mudah-mudahan para petani bisa lebih mudah lagi untuk mengairi sawahnya, saat di musim Hujan apalagi di musim kemarau," ucapnya.


Kusnaeidi, sebagai Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, dirinya sudah berpesan kepada pelaksana kegiatan agar mengikuti speck dan bestek sesuai gambar.


"Saya sudah berpesan kepada pelaksana agar untuk mengikuti Speck dan Bestek sesuai gambar, untuk di lokasi tidak ada konsultan, yang ada (TPM) Tenaga Pendamping Masyarakat, konsultan adanya di balai, melalui TPM menyerahkan speck dan Bestek untuk di serahkan kepada pelaksana kegiatan," pungkasnya. (kobirudin)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai