Breaking News

,

Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur, Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi

Tersangka
Tersangka saat ditangkap polisi.

MUBA, LARAS POST - Jajaran Unit PPA Polres Muba menangkap Rn (48) atas kasus dugaan pencabulan hingga persetubuhan terhadap anak tirinya selama sepuluh tahun. 

Berprofesi Sebagai Petani Kebun, tersangka melakukan aksinya cara dipaksa, ditendang, mulut dibekap dan dicubit sebelum disetubuhi. Tak hanya itu tersangka juga sering mengancam korban akan dibunuh. Korban sendiri telah disetubuhi tersangka sejak kelas 2 SD saat berumur 8 tahun sampai dengan korban berumur 19 tahun di rumahnya sendiri saat ibunya tidur. 

Pelaku ditangkap oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Muba setelah berkoordinasi dengan Perangkat desa di kediamannya di Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin. 

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui Kasat reskrim Polres Muba AKP Deli Haris, SH, MH mengatakan, pihaknya telah menangkap dan mengamankan tersangka. 

"Tersangka kita tangkap kamis 15 oktober 2020 sekira jam 18.30 wib dikediaman nya setelah kita mendapatkan laporan dari korban dan perangkat desa," Kata Deli, Sabtu (17/10/2020) via whatsapp. 

Diceritakan Deli, tersangka selama 10 tahun menyetubuhi anak tirinya saat ibunya sedang tidur dan sampai korban Mawar (bukan nama sebenarnya) berusia 19 tahun. Terakhir persetubuhan yang dilakukan tersangka pada minggu malam (11 oktober 2020), saat ibunya tertidur pulas. Korban yang tak tahan lagi dengan perbuatan bapak tirinya sehingga korban memberanikan diri menceritakan ke teman nya dan sampai ke perangkat desa. 

"Iyo pak, sepuluh tahun aku gagahi dari SD kelas 2 sampe la besak ini," ujarnya di hadapan Penyidik. 

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (1), (2) dan (3) Jo Pasal 76 D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RO No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dan atau 285 KUHP. (RM)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai