Breaking News

,

Metode Hitung Batu, Cara Unik Satgas Yonif MR 413 Kostrad Ajarkan Anak Didik Wilayah Terpencil Papua

Metode Hitung Batu
Pratu Dollar anggota SatgasPamtas RI-PNG saat mengajarkan anak Papua metode hitung batu.

JAYAPURA, LARAS POST - Cara unik dilakukan Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad, salah satunya mengajarkan metode berhitung menggunakan batu pada anak didik tingkat SD di Papua. 

Hal itu merupakan upaya membantu pemerintah dalam mencerdaskan tunas bangsa di wilayah terpencil Propinsi Papua.

Hal tersebut dikemukakan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis Skouw Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua, Jumat (16/10/2020). 

Mayor Inf Anggun mengatakan, bahwa inilah Pos Yetti, salah satu dari tujuh belas Pos Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang memiliki gagasan memberi bantuan tenaga pendidik di SD Mahanaim Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom. Mengajarkan siswa berhitung dengan metode hitung batu. 

“Keterbatasan sarana prasarana belajar bukan menjadi penghalang siswa Papua untuk belajar, jika di Kota mereka menggunakan kalkulator untuk berhitung, kami punya batu sebagai alat bantu dalam berhitung juga,” ucapnya. 

Sementara itu, Lettu Inf Bagus menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Yetti tersebut mendapatkan respon positif baik dari guru maupun siswa SD Mahanaim. 

“Beberapa guru mengapresiasi cara kami memberikan materi ini, karena hal tersebut dianggap baru di kalangan sekolah mereka. Belum lagi ditambah rasa antusias siswa SD Mahanaim yang sangat berambisi bisa melakukannya. Hal tersebut membuat kami semakin bersemangat dalam memberikan materi ini kepada mereka,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya Lettu Bagus menunjuk Pratu Dollar, sebagai perbantuan tenaga pendidik di Sekolah tersebut. Merasa diberikan kepercayaan oleh Komandan Pos, Dollar pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut sebagai sarana mengabdikan dirinya kepada masyarakat dalam wujud menjadi tenaga pendidik.(sg)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai