Breaking News

,

Polsek Kalideres Tangkap Terduga Pelaku Pencurian HP

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Slamet
Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Slamet beserta jajaran saat memberikan keterangan pers tentang kasus pencurian handphone.


JAKARTA, LARAS POST - Petugas dari Polsek Kalideres menangkap HR dan RH yang diduga melakukan penodongan dan mengancam dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau terhadap korban yang masih pelajar. Keduanya ditangkap secara terpisah, namun RH terpaksa ditembak kakinya, lantaran berusaha melawan petugas, Selasa (13/10/2020).


Dari hasil pengembangan sebelumnya petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap penadah barang hasil kejahatan tersebut yang berinisial AN (31) 


Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Slamet menjelaskan kejadian bermula saat dua pelajar melaporkan atas dirinya yang menjadi korban perampasan di dalam mobil Cary di jalan Kamal Raya Kalideres Jakarta Barat


Berbekal atas laporan tersebut pihaknya di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Kalideres Iptu Anggoro Winardi dan Iptu Nasib Sitorus kemudian melakukan penyelidikan di sekitar TKP guna mendapatkan alat bukti ataupun keterangan saksi


"Dari keterangan korban yang mengetahui ciri ciri pelaku akhirnya berhasil menangkap 1 orang pelaku," ujar Kapolsek Kalideres Kompol H 


Satu orang pelaku yang berhasil diamankan berinisial HR ditangkap di kediamannya di jalan Toram Tegal Alur Kalideres Jakarta Barat. 


Setelah dilakukan pengembangan pihaknya kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya yang berinisial RH di sebuah warnet di kawasan Kalideres Jakarta Barat


Slamet menambahkan, ketika akan ditangkap, tersangka RH berusaha melawan petugas dengan mengeluarkan sebilah pisau.


"Tersangka RH kita berikan tindakan tegas dan terukur karena ketika hendak ditangkap berusaha melawan petugas," tambahnya.


Dari hasil penyidikan para pelaku didapati modus kejahatan para pelaku melakukan aksinya dengan berpura-pura mobilnya mogok lalu meminta bantuan terhadap korban


Dijelaskan Slamet, dari keterangan para tersangka, ponsel hasil rampasan dijual kepada AN di daerah Cengkareng Jakarta Barat dengan harga Rp 1,1 juta. Berdasarkan keterangan itulah kemudian  anggota menangkap AN.


"Kita tangkap AN diduga sebagai penadah. Dari tangan AN ditemukan 1 unit ponsel," jelas Slamet.


Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 unit ponsel, 1 buah kardus HP, sebilah pisau dan 1 unit mobil. (RDH)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai