Breaking News

,

Kabid Humas: Putri Tertembak Peluru Nyasar Milik Bandar Narkoba

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi

MUBA, LARAS POST -
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi memastikan peluru nyasar yang mengenai Putri (5) Binti Herman, dalam insiden penggerebegan seorang bandar narkoba di Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan, merupakan peluru milik bandar narkoba, Andi (35) Bin Sukri.

Supriadi menegaskan, saat penggerbekan berlangsung, anggota Sat Res Narkoba Polres Muba posisinya berseberangan dengan tersangka. "Saat kejadian anggota kita berada di depan bocah berumur 5 tahun itu. Dipastikan peluru nyasar yang mengenai bocah tersebut milik tersangka, " jelas Supriadi kepada awak media, saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (9/11/2020).

Supriadi menambahkan, pihaknya bersama Kapolda Sumsel telah mendatangi rumah sakit di Palembang untuk langsung menemui korban. 

"Terhadap korban akan dilakukan tindak lanjut operasi, karena pelurunya tidak ada didalam badan dan tembus. Serta ada luka yang harus dibersihkan, " tandasnya.

Pantauan LARAS POST di lapangan. Olah TKP sendiri melibatkan Tim Labfor Polda Sumsel, Tim Inafis Polda Sumsel, Tim Dirkrimum Polda Sumsel dan Tim Identifikasi Polres Muba.

Diberitakan sebelumnya, bandar narkoba tewas ditembak tim Sat Res Narkoba Polres Muba, lantaran melawan dengan menembak polisi menggunakan senjata api (senpi) ilegal saat hendak ditangkap.

Bandar narkoba dengan Barang Bukti (BB) mencapai 614 ,69 gram atau lebih dari setengah kilogram sabu tersebut. Diketahui bernama Andi (35) Bin Sukri warga Dusun III, Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba.

"Saat dilakukan penggerebekan pelaku bersembunyi di kamar yang terkunci dari dalam. Tidak lama kemudian, pelaku keluar kamar," ujar Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, didampingi Wakapolres Kompol Irwan Andeta, Kabag Sumda Kompol Syamseh, Kabag Ops Kompol Erlangga, Kasat Narkoba AKP Jonroni Hasibuan dan Kasubag Humas Iptu Nazarudin, pada saat pers rilis di Polres Muba, Minggu (8/11/2020)

Saat keluar kamar, bukannya menyerahkan diri, namun pelaku membawa senjata api rakitan ditangan kanan dan senjata tajam jenis golok ditangan kiri.

Selanjutnya, pelaku melepaskan tembakan kearah petugas sebanyak empat kali. Tembakan pelaku tidak menganai petugas, namun salah satu peluru nyasar ke warga sekitar.

"Tembakan pelaku tidak mengenai petugas, namun ada pelurunya mengenai anak-anak yakni bernama Putri Karena tindakan pelaku membahayakan, sehingga tindakan tegas diambil," tegas dia.

Dari tangan pelaku, berhasil diamankan barang bukti berupa 614,69 gram narkotika jenis sabu-sabu dengan rincian 6 paket besar dengan berat 600 gram, 1 paket sedang dengan berat 5,61 gram, 34 paket kecil dengan berat 9,08 gram.

"Kita amankan pula satu pucuk senjata api rakitan berikut dua butir amunisi dan empat buah selongsong peluru, satu bilah senjata tajam, 9 butir amunisi kaliber 38 MM, 8 butir peluru kaliber 9 MM, 2 butir amunisi laras panjang," jelasnya.

Selain dari barang bukti tersebut, pihak kepolisian juga mengamankan berbagai macam jimat milik tersangka. (rom)


Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai