Breaking News

,

Kepedulian Masyarakat Garut Membangun Jalan Antar Desa

Warga Dusun 3 saat bergotong royong membangun pelebaran jalan yang menghubungkan kampung Cibunuang  dengan Kampung Kandang Haur.
GARUT, LARAS POST - Dengan semangat kerukunan dan kebersamaan, warga Dusun 3 yang terdiri dari RW 08 Kampung Bantarjati, RW 09 Kampung Cibunuang, RW 10 Kampung Ciseupan, dan RW 12 Kampung Pasir Hayam, Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, bahu membahu membangun pelebaran jalan yang menghubungkan Desa Bagendit dengan Desa Banyuresmi.

Tokoh masyarakat setempat, Ustadz Suherman mengatakan, tujuan pembangunan jalan tersebut untuk menciptakan kemudahan para petani dalam pengolahan lahan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Sebab selama ini, sambungnya, para petani selalu mengalami kesulitan terutama dalam biaya operasional.


"Mudah-mudahan walaupun belum sempurna, setidaknya sudah ada harapan untuk para petani di masa yang akan datang," terang Ustadz Suherman dalam keterangan melalui video yang diterima LARAS POST, Jumat (6/11).

Selain itu, Ustadz Suherman dalam pemaparannya mengatakan, sebelum dibangun pelebaran, jalan sebatas pematang sawah itu sudah digunakan sebagai akses untuk berinteraksi sosial antarwarga serta akses menuju tempat menuntut ilmu dengan berjalan kaki.

Dia mengemukakan,  pembangunan pelebaran jalan tersebut bukan tanpa kendala, sebab banyak lahan warga yang terpakai. Namun setelah melakukan musyawarah dengan warga, khususnya dengan pemilik lahan Ia bersama warga menghasilkan kesepakatan. Warga dengan sukarela menghibahkan tanahnya untuk dibangun pelebaran jalan yang menghubungkan kampung Cibunuang dengan Kampung Kandang Haur.

Ibu-ibu warga dusun 3 turut serta membangun pelebaran jalan.

"Alhamdulillah warga menghibahkan tanahnya dengan sukarela," tukasnya.

Lebih lanjut, Ustadz Suherman berharap kepada pemerintah atau dinas terkait agar membantu anggaran untuk pengerasan jalan yang selama ini dibangun murni oleh swadaya masyarakat.

"Supaya jalan yang kita bangun selama ini bisa dinikmati bersama, khususnya warga sekitar." harapnya.

Sementara, Haris, salah seorang penggagas pembangunan mengungkapkan, kedepan,  di sekitar jalan tersebut akan dijadikan tempat wisata alam pertanian dan akan dibangun bukit-bukit tempat kuliner sebagai lapangan kerja dan usaha masyarakat sekitar.

Jalan yang dibangun dengan swadaya masyarakat telah nampak terlihat hasilnya.
Untuk diketahui, pembangunan jalan yang panjangnya lebih kurang 1500 meter tersebut saat ini sudah mencapai hampir 1000 meter dengan lebar jalan 2,30 meter. (As)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai