Breaking News

,

Polres Muba Musnahkan BB Narkoba seberat 1,55 kg

Pemusnahan BB Narkoba di Polres Muba

MUBA, LARAS POST
– Polres Musi Banyuasin (Muba) melakukukan pemusnahan Barang Bukti (BB) Narkoba jenis sabu sabu sebanyak 1,55 Kg, di Aula Alex Noerdin Polres Muba, Rabu (11/11/2020) pagi.

BB yang dimusnahkan itu, merupakan hasil tangkapan selama kurun waktu satu bulan sebelas hari, di dua Kecamatan yakni Kecamatan Sungai Lilin dan Lais, dengan tersangka dua orang yaitu Holidi, warga Mangun Jaya, dan Andi (meninggal dunia) warga Tanjung Agung Utara Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, mendukung  kebijakan pemerintah pusat yang telah menetapkan gerakan Indonesia bebas Narkoba, pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran Narkoba.  

Erlin menegaskan, peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tahun 2020, dengan tema hidup 100% normal sehat, produktif dan bahagia tanpa Narkoba, menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya Narkoba.

Untuk itu, ia mengharapkan masyarakat agar meningkatkan peran serta dalam agenda pemberantasan Narkoba.

“Kami mengharapkan kepada semua lapisan masyarakat memiliki komitmen yang kuat dalam kegiatan terpadu untuk memberantas peredaran narkoba di tempat tinggalnya serta memberikan informasi terhadap masyarakat untuk tidak menjadi pengguna narkoba,” ucapnya.

Erlin menegaskan, dalam pemberantasan Narkoba, pihaknya tidak dapat berjalan sendiri, namun perlu dukungan dan kerja sama dari masyarakat.

Lebih lanjut Erlin mengatakan, pada kesempatan ini pihaknya memusnahkan  Narkotika jenis sabu sabu sebanyak 1,55 kg.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Muba Dodi Reza Alex yang diwakili oleh Sekda Muba H. Apriyadi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Polres Muba yang telah berhasil menangkap bandar dan pengedar Narkoba di daerahnya.

"Negara kita ini sudah memasuki darurat Narkoba, untuk itu kita  harus bekerja sama dan kerja keras memerangi peredaran Narkoba,” tandasnya.

Menurutnya, kasus narkoba di Kabupaten Musi Banyuasin ini, tidak jauh beda dengan daerah yang lain, yakni telah mengganggu kehidupan social dam ekonomi.

“Dalam satu rukun tetangga kalau ada orang yang menggunakan narkoba, maka dapat dipastikan sudah mengganggu perekonomian,” ucapnya.

Apriyadi menyebutkan, guna mencegah peredaran Narkoba di wilayah hukum Kabupaten Muba, pihaknya meminta Polres, Kejaksaan, dan Pengadilan agar mengenakan hukuman maksimal. 

“Hukum seberat beratnya bandar serta pengedar Narkoba, supaya masyarakat kita terbebas narkoba,” pungkasnya. (rom)


Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai