Breaking News

,

Wamenhan RI Berharap Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Menjadi Centre of Excellence Pelatihan Bahasa

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M. saat berkunjung ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bahasa (Pusdiklat Bahasa) Badiklat Kemhan, Rabu (4/11).


JAKARTA, LARAS POST - Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M. berkunjung ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bahasa (Pusdiklat Bahasa) Badiklat Kemhan, Rabu (4/11/2020).

Kunjungan Wamenhan disambut langsung oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan Mayjen TNI (Mar) Joko Supriyanto, S.H., dan Kapusdiklat Bahasa Brigjen TNI Yudhy Chandra Jaya, M.A., serta para Kapus dan pejabat di lingkungan Badiklat Kemhan. 

Dalam kunjungannya, Wamenhan RI menerima paparan tentang profile, program kerja, serta tantangan ke depan Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan.

Setelah menerima paparan Wamenhan RI berharap Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan menjadi centre of excellence pelatihan bahasa di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI.

“Dan untuk mewujudkan harapan tersebut, maka perlu diawaki oleh staf dan Widyaiswara yang memiliki kompetensi serta fasilitas Diklat yang memadai,” ujarnya. 

Selanjutnya, sambung Wamenhan, hal mendesak dan segera perlu dilakukan adalah regenerasi Widyaiswara atau instruktur bahasa serta pembangunan Learning Management System (LMS) di Pusdiklat Bahasa yang meliputi e-library, e-register, dan e-evalution. 

Hal tersebut harus segera dilakukan karena saat ini daya tampung siswa yang sangat terbatas, sehingga Pusdiklat Bahasa harus menjadi hub atau pusat pembelajaran bahasa yang mampu menjangkau satuan-satuan di Kemhan dan TNI melalui metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau e-learning system. 

“Selain itu, Pusdiklat Bahasa memiliki peran yang sangat strategis dalam hubungan dengan negara-negara sahabat, karena di samping sebagai pintu gerbang bagi personel Kemhan dan TNI yang akan melaksanakan penugasan ke luar negeri, juga sebagai entry gate bagi siswa manca negara yang belajar Bahasa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan atau pelatihan di lingkungan Kemhan dan TNI,” terangnya. (Her)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai