Breaking News

,

Ekonomi Kian Sulit di Masa Pandemi Covid-19, SMPN 2 SILAEN Diduga Lakukan Pungli

SMPN 2 Silaen Kabupaten Toba


TOBA, LARAS POST - Beredarnya isu di kalangan masyarakat Kabupaten Toba terkait dugaan pungli di SMPN 2 Silaen Kabupaten Toba dengan nominal 60 ribu rupaih yang dipungut pihak sekolah dari para orang tua murid dengan modus pengadaan wi-fi.


Mendengar isu tersebut Media LARAS POST langsung mendarangu sekolah , pada Kamis (6/5/2021), guna mengklarifikasi serta kroscek kebenaran isu pungli tersebut.


Tiba di SMPN 2 Silaen media LARAS POST bertemu dengan salah satu guru yang mengaku br Limbong diduga penerima pungutan tersebut.


Ketika ditanyakan kebenaran pungutan sebesar 60 ribu rupiah tersebut, br Limbong mengatakan, bahwa dirinya tidak terlibat atas dugaan pungli yang diterimanya.


"Karena kemarin kami sudah klarifikasi sampai ke dinas, keluargaku tidak setuju ada namaku dibawa disana, kami yang kesana komite, sekretaris komite, kepala sekolah serta menyebutkan beberapa nama wartawan," ungkap br Limbong.


Br Limbong mengatakan,bahwa dirinya telah melakukan klarifikasi ke Kepala Dinas, Pendidikan. "Aku sebenarnya sudah mau pensiun ada apa urusanku dengan in," kilahnya.


Terkait iuran itu, bahwa sebelumnya telah dilakukan rapat bersama orang tua wali murid dengan pihak komite sekolah.


Hal itu karena tidak memadainya peralatan sekolah ini maka dibentuklah swadaya mereka, jadi kaitannya kepada saya komite menyampaikan ke saya karena saya kesiswaan, dikasikanlah ke saya jadi supaya jelas kupanggil lah komite kesini," ucap Limbong menjelaskan akar permasalahan.


Jadi menurutnya, bahwa komite sekolah yang bertanggung jawab tentang hal ini karena ini sudah kesepakatan bersama. 


"Karena kemarin abang ipar saya dari asisten I Provsu sudah ngamuk, karena bawa nama saya," ucap limbong lagi.


Br Limbong menerangkan bahwa Asisten I Provsu adalah mantan plt Bupati Toba di masa Pilkada kemarin.


Komite SMPN 2 Silaen, Efendi Silaen mengatakan, bahwa yang dipungut bukanlah pungli melainkan swadaya masyarakat, karena sudah hasil keputusan komite dan orang tua siswa.


Saat ditanya kapan rapat komite dengan orang tua siswa dilaksanakan, Komite sekolah malah balik bertanya kepada br Limbong.


Br Limbong juga tidak dapat menunjukkan kapan rapat komite yang dimaksud diselenggarakan.


Namun sayang, Pihak sekolah yang diwakili br Limbong dan komite sekolah yang diwakili Efendi Silaen memberikan jawaban yang kurang transparan.


Sementara Bosi Sianipar selaku Sekdis Pendidikan Kabupaten Tiba saat ditemui wartawan di kantornya mengatakan, bahwa Dinas pendidikan Kabupaten Toba tidak membenarkan adanya pungutan di sekolah apalagi sekarang masa pandemi covid 19. "Di mana saat ini masa yang sangat sulit perekonomian masyarakat," ucap Bosi. (Tanda)

1 komentar:

  1. Selamat siang untuk seluruh WNI dan juga seluruh ASIA, nama saya Bu Nurliana Novi, mohon, saya ingin membagikan testimoni hidup saya di sini pada platform ini untuk semua WNI dan seluruh asia agar berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah benar-benar telah mendukung saya melalui ibu. Ibu Elina yang baik hati
    Setelah beberapa periode mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak terus-menerus, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya kehilangan Rp 15.000.000 dengan pemberi pinjaman yang berbeda.

    Saking nekadnya mendapatkan pinjaman, maka saya berdiskusi dengan teman saya yang kemudian mengenalkan saya kepada Bu Elina yang merupakan pemilik perusahaan pemberi pinjaman global, maka teman saya tersebut meminta saya untuk melamar ke Bu Elina, maka saya pun memberanikan diri. dan menghubungi Nyonya Elina.

    Saya mengajukan pinjaman sejumlah Rp500.000.000 dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa stres dan semua pengaturan dilakukan pada transfer kredit, karena tidak memerlukan agunan dan jaminan untuk pinjaman transfer Saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi Mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam uang pinjaman telah disimpan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa rekening saya dikreditkan dengan jumlah Rp500.000.000. Saya sangat senang bahwa ALLAH akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang telah memberikan saya keinginan hati saya.

    Mereka juga memiliki tim ahli yang akan memberi tahu Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan bagaimana menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda.

    Semoga ALLAH memberkati Bunda Elina yang telah membuat hidup saya mudah, jadi saya menyarankan siapapun yang berminat untuk mendapatkan pinjaman agar dapat menghubungi Ibu Elina melalui email: elinajohnson22@gmail.com untuk pinjaman anda
    Ada perusahaan palsu online lainnya yang menggunakan kesaksian saya untuk mencapai keinginan egois mereka, saya satu-satunya dengan kesaksian yang benar ini, ketika Anda menghubungi kemudian meminta mereka untuk bukti pembayaran ke ibu`` tolong hati-hati orang-orang ini oke

    Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada kalian semua yang telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya yang sebenarnya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa semoga Tuhan melakukan kehendak-Nya dalam hidup kalian. Satu lagi nama saya mrs nurliana novi, kalian dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut. melalui email saya: nurliananovi96@gmail.com

    BalasHapus

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai