Breaking News

,

Butuh Perhatian Pemerintah, Kondisi Kakek Nasam Warga Desa Sumbersari Memprihatinkan

Kakek Nasam terbaring lemas dengan kondisi sungguh memprihatinkan.


BEKASI,  LARAS POST - Potret kemiskinan masih mewarnai negeri ini terlebih saat ini  degradasi ekonomi nasional akibat Pandemi Covid-19. Hal itu pun memaksa pemerintah untuk mengeluarkan sejumlah program bantuan guna mendongkrak ekonomi masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.

Namun sungguh disayangkan program kesehatan tersebut tidak serta merta menyasar seluruh lapisan masyarakat bawah, salah satunya warga yang belum tersentuh pihak Kesehatan Puskesmas Karangharja.

Salah satunya seorang kakek tua renta bernama Nasam Kampung Kalen Derowak RT.002/006 Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, saat ini kondisi kesehatannya serta tempat tinggal sungguh memprihatinkan. Dengan keterbatasan ekonomi Kakek Nasam mencoba bertahan hidup kondisi tempat tinggal sangat tidak layak huni dan mengenaskan tinggal beserta istri anak dan mantunya.


Ketika dihubungi awak media Kepala Puskesmas Karangharja melalui WhatsAppnya ia menjawab bahwa dirinya tak mengetahui bila ada warga yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Tidak tahu pak kan ga ada laporan mana saya tahu kalau ada salah satu warga yang sedang sakit strooke selama ini," uapnya bernada kesal.

Seharusnya tugas puskesmas itu ketika ada warga yang sakit strooke harus  jemput bola untuk memeriksa kesehatannya namun sangat disayangkan Puskesmas Karangharja atau Bidan Desanya tidak tahu menahu ada salah satu masyarakat yang terbaring selama 7 bulan mengalami penyakit tersebut, saat ini hanya terbaring beralaskan kasur yang tak layak pakai.

Salah satu anggota keluarga yang enggan disebut namanya mengatakan, hingga saat ini dari pihak manapun belum sampai atau mengunjungi rumah Kake Nasam, baik dari pihak Puskesmas Karangharja mupun lainnya.


"Sama sekali belum pernah mendapatkan perawatan kesehatan dari Puskesmas Karangharja atau Bidan Desa, bahwa  Kake Nasam ini bila mau berobat harus bayar bang ke dokter lain

di luar Puskesmas," ucapnya.

Ia berharao kepada pemerintah Kabupaten Bekasi, Dinas Sosial, Baznas Kabupaten Bekasi, maupun para dermawan sudi kiranya membantu Kake Nasam dengan kondisi rumah dan kesehatannya yang sangat memperihatinkan.

Ketua tim DPN Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia (LSM-KAMPAK-RI), Yusuf Supriatna saat diminta keterangannya terkait potret kemiskinan warga Kalen Derowak.

"Saya merasa prihatin dengan kondisi Kake Nasam padahal Pemerintah Desa dan Kecamatan kenapa tidak mengambil langkah dan minta bantuan kepada pihak yang berwenang yang ada di Kabupaten Bekasi yaitu Bupati,” terangnya ketika diwawancara, Sabtu (12/6/2021).

Yusup berharap pada Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Baznas Kabupaten Bekasi untuk mengusulkan ke Dinas terkait, pasalnya jelas dalam Undang-Undang Dasar 45 disebutkan fakir miskin dan anak-anak terlantar dilindungi oleh negara.

Wakil Ketua BPD Desa Sumbersari, Masta mengatakan, sebetulnya Kakek Nasam ini butuh pengawasan kesehatan dari Puskesmas namun sampai saat ini belum ada sama sekali dari pihak Puskesmas yang datang ke rumah tersebut. "Saya Berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi,  Dinsos, Baznas Kabupaten Bekasi Dinas kesehatan kabupaten Bekasi, terutama Puskesmas Karangharja dan para Donatur Sudi Kiranya Untuk membantu keterbatasan ekonomi warga kami ini yang mempunyai penyakit Strooke sudah 7 Bulan terbaring di atas kasur yang tidak layak pakai," terangnya.

PSM Desa Sumbersari mewakili pemerintah Desa Sumbersari berharap pada pemerintah kabupaten Bekasi sudi kirannya membantu Kake Nasam ini yang saat ini keterbatasan ekonomi dan Kesehatan sangat memprihatinkan. "Saya selaku PSM siap apabila di keluarga butuh pendampingan ke rumah sakit," pungkasnya.(Tim)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai