Breaking News

,

Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap Jajaran Polres Muba


MUBA, LARAS POST - Satuan Res Narkoba Polres Muba mengungkap tindak pidana terkait penyalahgunaan Narkotika golongan 1 jenis shabu-shabu dan ganja.

Dengan menyamar jadi pembeli, Anggota Resnarkoba berhasil membekuk satu Terduga pelaku pengedar narkoba

ditangkap di Masjid Darul Mustaqim di Jalan Sekayu - Lubuk Linggau Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (21/9/2021) sekira pukul 02.00 Wib.

Polisi berhasil menyita dua paket yang diduga Narkotika jenis shabu dengan berat bruto 20,87 (Dua puluh koma koma delapan puluh tujuh) Gram, dua buah bungkusan lakban warna coklat yang diduga Narkotika Jenis Ganja dengan berat bruto 882 (Delapan ratus delapan puluh dua) Gram, satu buah kotak rokok, satu buah kantong plastik warna putih serta uang tunai sebesar Rp. 300.000,- (Tiga ratus ribu rupiah).

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy, SH.SIK.M.Si, melalui Kasat Narkoba, AKP Jonroni Hasibuan menjelaskan, bahwa penangkapan terhadap pelaku dengan cara under cover buy kepada pelaku.

“Sebelumnya kami telah mendapatkan informasi bahwa pelaku Iran Eko Wijaya (19), warga kelurahan balai agung kecamatan sekayu menyediakan narkotika jenis sabu-sabu dan ganja, sehingga dilakukan penyelidikan dengan cara under cover buy,” ucapnya pada awak media, Jum’at (24/9/21).

Setelah sempat berkominaksi antara pelaku dan kepolisian dengan memesan 1 Kg ganja dan 2 kantong sabu dengan nilai transaksi sebesar 11 (sebelas juta rupiah), terjadi kesepakatan untuk melakukan transaksi di sekitar Masjid Darul Mustaqim di Jalan Sekayu - Lubuk Linggau Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin.

"Dengan cepat, anggota pun meluncur ke lokasi tersebut dan menunggu, sehingga pada saat pelaku memasuki halaman masjid pelaku langsung kita amankan," jelas Jon.

Berdasarkan introgasi awal terkait barang bukti yang ditemukan, pelaku mengatakan, bahwa barang tersebut milik E dan ia hanya bertugas mengantarkan dan mendapatkan upah sebesar Rp.300.000.- (tiga ratus ribu rupiah) dari mengantarkan barang tersebut.

"Terhadap pelaku kita jerat dengan pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 dan pasal 111 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UI RI nomor 36 tahun 2009 tentang Psikotropika, dan Kesehatan dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya (Rom)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai