Breaking News

,

PON XXI Sumut Aceh, Wakil Ketua KONI DKI Hidayat Humaid Ungkapkan Olahraga Prestasi Mendewakan Proses

Wakil Ketua Umum II KONI DKI Jakarta Dr. Hidayat Humaid, M,Pd,.

JAKARTA, LARAS POST - Wakil Ketua Umum II KONI DKI Jakarta Dr. Hidayat Humaid, M,Pd, mengingatkan kepada para stakeholder cabang olahraga (cabor) di Jakarta bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Sumatera Utara dan Aceh pada tahun 2024 kini hanya bersisa 3 tahun lagi. Persiapan dimulai dari sekarang untuk meloloskan cabor dan atlet sebanyak-banyaknya pada ajang olahraga nasional multi event empat tahunan itu.

"Kalau nantinya PON 2024 tetap dilaksanakan pada tahun ini berarti persiapan tinggal 3 tahun lagi. Satu atau dua tahun untuk kualifikasi PON, artinya waktu untuk melakukan persiapan atlet masing-masing cabor kini tinggal satu tahun lagi," ujar Hidayat Humaid di kantor KONI Provinsi DKI Jakarta, Rabu (12/01/2022).

"Awal tahun ini pembinaan yang lebih intensif lagi segera dimulai. Kita gak usah cerita PON kalau nantinya cabor tidak mampu meloloskan atletnya di Pra PON. Target kita sebanyak mungkin meloloskan cabor di Pra PON baru kita bisa bicara target Juara Umum," tambah Hidayat.

Dosen Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) disiplin Ilmu Olahraga itu menggaris bawahi pentingnya proses dilakukan secara terus menerus dalam melakukan pembinaan dan pembibitan agar mampu menghasilkan atlet yang dapat diandalkan saat penyisihan (kualifikasi) maupun ketika tampil di PON. Melalui pembinaan jangka panjang Hidayat optimis akan menghasilkan atlet yang dapat diharapkan berprestasi tidak hanya nasional bahkan level dunia.

"Olahraga suatu kegiatan yang mendewakan proses. Kalau prosesnya bagus hasilnya juga bagus. Proses tidak akan menghianati hasil. Tidak bisa prosesnya tidak bagus menghasilkan yang bagus. Kalau itu namanya dukun 'sim salabim bisa'. Kalau di olahraga itu sesuatu yang mustahil dan tidak bisa dilakukan," bebernya

"Saya contohkan cabor sepatu roda dan renang yang menghasilkan prestasi bagus melalui proses yang dilakukan setiap hari dan terus menerus. Hasilnya kita semua sudah lihat sendiri sepatu roda menjadi cabor terbanyak mendulang medali emas bagi kontingen DKI Jakarta," ujar CdM Kontingen DKI PON XX PAPUA itu.

Hidayat juga berharap dalam kepengurusan dimasa mendatang, semoga para pemilik suara anggota KONI DKI memilih pimpinan yang mampu memenuhi harapan para insan olahraga untuk mengejar kekurangan dengan daerah lain. Hidayat juga memberikan catatan bagi Pengurus Harian KONI DKI dimasa depan untuk lebih memperhatikan cabor-cabor.

"Bila semua pengurus KONI DKI bersatu dengan pemimpin yang terpilih nantinya, tidak menutup kemungkinan kontingen DKI Jakarta mampu mengejar target juara umum. Perhatian pimpinan kedepannya juga harus diperbaiki. Atlet senang kalau di kunjungi Pengurus Harian dan ini menjadi catatan tersendiri bagi pengurus di masa depan. Dengan lebih sering turun kebawah dan road show ketempat latihan tentunya motivasi atlet akan lebih meningkat," ujar Hidayat.

Sebagai Akademisi, Hidayat juga percaya proses pemilihan Pimpinan KONI DKI akan berlangsung dengan demokratis, tertib dan damai pasca Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) mengumumkan syarat Bakal Calon Ketua Umum KONI DKI Jakarta masa bakti 2022-2026.

"Kita percayakan kepada TPP untuk menjaring calon terbaik dalam memimpin KONI DKI kedepannya dengan arahan para stakeholder di Kebon Sirih," pungkasnya. (Her)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai