Breaking News

,

Presiden Jokowi: Makna Idul Adha Tebarkan Kebaikan serta Kebahagian pada Sesama Umat

Presiden Jokowi didampingi Menhan Prabowo dan Imam Besar Masjid Istiqlal saat memberikan keterangan usai pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (10/7/2022).


JAKARTA, LARAS POST - Dua tahun sudah pandemi mendera negeri ini bahkan mendunia, aktifitas masyarakat pun dibatasi. Namun seiring berjalannya waktu dan Covid-19 dapat dikendalikan pemerintah memberikan kelonggaran kebijakan termasuk perayaan Idul Adha, dengan syarat protokol kesehatan harus tetap dikedepankan.

Untuk itulah momen hari raya Idul Qurban tahun ini, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo menunaikan salat Idul Adha 1443 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (10/7/2022).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi memaknai hari raya Idul Adha sebagai sebuah ketauhidan dan aktivitas untuk menebarkan kebaikan serta kebahagian kepada sesama umat. 

“Bukan hanya berkurban dalam menyembelih hewan kurban, tetapi makna yang tadi saya sampaikan adalah hal yang lebih penting untuk bisa kita lakukan,” ujar Presiden dalam keterangannya usai menunaikan salat.

Presiden juga mengajak masyarakat turut mendoakan para jemaah haji di Tanah Suci agar diberikan keselamatan dan kesehatan hingga kembali ke Tanah Air. 

“Kita berdoa bersama agar saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji supaya diberikan keselamatan, supaya diberikan kesehatan, kesabaran dan nanti sampai ke Tanah Air semuanya dalam keadaan selamat dan membawa haji yang mabrur,” lanjutnya. 

Pelaksanaan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal dilakukan tepat pada pukul 07.00 WIB. 

Bertindak selaku imam salat Iduladha yakni Salim Ghazali. Sementara itu, bertindak sebagai khatib adalah Ketua Badan Wakaf Indonesia Pusat K.H. Mohammad Nuh.

Pada kesempatan itu, dalam khotbahnya yang mengangkat tema "Semangat Gotong Royong Perkuat Sendi Kebinekaan," khatib menuturkan dari nilai ibadah haji dan keteladanan Nabi Ibrahim a.s, manusia dikaruniai kemampuan untuk memperkuat semangat kebinekaan dan gotong royong.

"Tidakkah Allah Swt. yang menjadikan kita semua ini dalam keragaman, agar kita semua bisa saling kenal mengenal," ujar khatib.

Seusai menunaikan salat Idul Adha, Presiden beserta Ibu Iriana secara simbolis menyerahkan sapi kurban kepada Imam Besar Masjid Istiqlal.

Turut menunaikan salat Iduladha yakni para menteri Kabinet Indonesia Maju, para duta besar negara sahabat, dan para pemimpin organisasi Islam. (her, sg)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai